Sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta (sumber: tribunnews.com)

Tragedi Susur Sungai SMP N 1 Turi, Ini Kata Salah Satu Korban Selamat!

Sleman – Tragedi SMP N 1 Turi rupanya masih ramai diperbincangkan di jagad maya. Alma Kusuma Haryani adalah salah satu korban yang dapat selamat dalam tragedi ini.

Salma, sapaan akrab untuk siswi kelas 7 SMP N 1 Turi itu mengaku tak menyangka akan kegiatan susur sungai yang mereka ikuti, ternyata malah membawa malapetaka.

Salma menjelaskan bahwa kegiatan susur sungai ini dimulai sekitar pukul 14.30 WIB siang. Pada waktu itu, cuaca sedang gerimis, dan aliran sungai masih normal seperti biasa.

Salma mengaku juga tidak mengetahui kalau air sungai di hulu sedang besar, dan sudah siap untuk menyapu dirinya dan kawan-kawannya.

“Ketika kami sampai di tengah-tengah sungai, jalan di sungai sudah sekitar setengah jam, tiba-tiba ada arus besar dari arah utara atau atas,” kata Salma pada Jumat (22/2/2020) di lokasi kejadian, dilansir tim Elipsir Media dari Tribun.

Pada waktu itu, seketika air datang dengan deras ketika dirinya sedang berada di tengah sungai bersama teman-temannya.

Besarnya arus yang mengalir itu membuat Salma dan siswa lainnya teseret arus. Salma juga menjelaskan bahwa bahkan dirinya tak kuat untuk memegang batu, karena arus yang terlalu keras.

Dirinya juga melihat banyak temannya terseret arus.

Salma mengaku pada waktu itu, dirinya tidak bisa melakukan apapun, selain berusaha menyelamatkan diri.

Beruntung, ada orang yang menyelamatkan dirinya dan dibawa ke bebatuan.

BACA juga :  Local Lockdown Tegal Dicabut! Ini Alasannya!

“Saya mau menyelamatkan diri tapi terseret arus air. Mau pegang batu tapi tidak bisa karena arus besar. Kemudian ada kakak-kakak yang menyelamatkan saya. dibawa ke batu-batu tebing,” tuturnya.

Salma mendapatkan beberapa luka pada kakinya lantaran berbenturan dengan bebatuan yang ada di sungai tersebut.

“Luka beberapa di kaki karena terkena batu. Ini pengalaman pertama saya ikut kegiatan seperti ini,” katanya.

Peristiwa Tragis Susur Sungai

Telah diberitakan sebelumnya bahwa sejumlah 256 siswa SMP N 1 Turi, Sleman, Yogyakarta yang mengikuti kegiatan Pramuka Susur Sungai Sempor sekitar pukul 15.30 WIB, Jumat (21/2/2020).

Tiba-tiba datang aliran air yang deras dari hulu yang menyebabkan ratusan siswa tersebut hanyut. 6 siswa ditemukan meninggal dunia, 239 siswa selamat sementara 5 siswa masih dalam pencarian.

Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran dan pencarian korban hilang dan belum dapat dipastikan kondisinya, masih menunggu pernyataan dari pihak sekolah.

Menurut kepala Basarnas, Wahyu Efendi, 6 korban meninggal ditemukan pada pukul 19.40. Ditemukan dekat dengan lokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SMP N 1 Turi

News Update: Pencarian Siswa SMP N 1 Turi Hanyut Dilanjut! 3 Masih Dicari!

Aksi Heroik Peserta Susur Sungai SMP N 1 Turi! Dari Lempar Akar sampai Terjun ke Sungai!