Cerita Bersambung Elipsir
Cerita Bersambung Elipsir

Chapter 1 : Terjebak di Ketiak Casanova

Sepasang suami istri akan saling mendukung, saling menyayangi dan saling menghargai. Itu yang Sekar tahu. Tapi kenyataannya tidak seperti itu yang ia alami. Dia merasa pincang. Antara kaki kanan dan kaki kiri panjang sebelah, tidak seimbang.

Biasanya suami mencari nafkah dan istri yang mengelola keuangan. Tapi Wildan, suaminya tidak begitu. Ia memang bekerja tapi uangnya dipegang sendiri. Sedangkan semua kebutuhan ia “comot” di rumah. Yang lebih aneh lagi, ia selalu mengungkit-ungkit bahwa tugas istri adalah menyiapkan makan dan mengerjakan semua pekerjaan rumah. Hingga akhirnya Sekar merasa dialah yang menafkahi suaminya.

Sudah berkali-kali dia mengingkatkan suaminya agar menafkahi dirinya sebagai istri. Namun Wildan malah marah besar, “ah kamu kok matre, sih!”

Sekar mulai menyesalkan keputusan yang telah ia ambil saat menikah dengan Wildan. Pernikahan mereka memang karena perjodohan, tanpa melewati fase-fase pacaran. Sekar langsung menerima lamaran Wildan. Seorang guru sekolah SMA, yang… cukup tampan.

Seno, ayah Sekar dan Condro, ayah Wildan adalah teman akrab sejak SMA. Dan karena tidak ingin silaturahmi terputus keduanya bersepakat menjodohkan Sekar dan Wildan.

Condro, seorang saudagar beras yang sukses dan kaya raya. Dia terpesona melihat kecantikan dan kelembutan Sekar. Terpesona bukan untuk dirinya, namun untuk putranya. Maka antara bercanda dan serius Condro mengajak Seno untuk besanan. Ayah Sekar menanggapinya dengan serius. Sebagai seorang pendidik, ia merasa bangga bila bermantukan seorang guru, apalagi guru SMA dan sudah PNS pula. Secara ekonomi sudah mapan. Mereka segera mengatur siasat agar anak-anaknya bisa bertemu. Sekar sebenarnya tidak suka kalau dijodoh-jodohkan. Namun Seno berhasil membujuk agar mau bertemu dengan Wildan.

BACA juga :  Baca Novel Online : Hendrik & Lisa Bab 1

Saat Wildan dan orang tuanya datang, mereka berniat untuk langsung melamar Sekar. Ia masih ragu. Menurutnya, pernikahan adalah hal yang sakral. Tidak main-main. Tapi.. Saat melihat senyum Wildan yang begitu mempesona, hatinya langsung luluh. Saat itu usianya 25 tahun . Lulusan S1 dan bekerja di sebuah swalayan sebagai manajer.

Pacar? Dapat dikatakan belum punya. Jadi tidak ada alasan baginya untuk menolak perjodohan itu. Maka tanpa menunggu waktu lama mereka melangsungkan pernikahan yang dilangsungkan besar-besaran.

Setelah menikah, Wildan tinggal di rumah Sekar, seperti yang sudah diputuskan sebelumnya. Alasannya, Sekar anak tunggal.

Sebulan tinggal serumah, Sekar mulai melek dan baru ngeh semua keburukan Wildan.

Wildan sangat akrab dengan ayahnya dan selalu main catur bareng. Selalu ceria dan banyak senyum. Ia cepat menyesuaikan diri. Dengan ibu mertua, yang termasuk orang pendiam, juga dapat cepat akrab. Dengan tetangga juga cepat akrab.

Tapi tidak dengan istrinya.

Sikap Wildan terhadap istrinya tidak seperti yang dibayangkan tetangga-tetangganya. Tidak salah kalau tetangga menduga Wildan sangat menyayangi dan penuh perhatian pada Sekar. Yang terjadi malah sebaliknya.

Lain di luar lain di dalam rumah.

Wildan teramat sangat pelit dengan istrinya

Namun, Sekar menyimpan rapat-rapat sifat pelit Wildan. Termasuk pada kedua orang tuanya. Khawatir ayahnya akan sangat kecewa. Juga khawatir jika hubungan ayah dengan mertuanya jadi renggang.

BACA juga :  Lirik Lagu Aku Rindu Padamu - Kalia Siska feat SKA 86 (Cover Kentrung)

Namun lama-lama Laras, ibu Sekar mencium gelagat tersebut. Hingga akhirnya dia mengajak bicara putri semata wayangnya.

Chapter 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Aji Santoso Genjot Fisik Pemain Persebaya!!

Dalan Liyane Cover Happy Asmara

Dalan Liyane Cover Happy Asmara