Tegal Lockdown, Maksudnya Gimana? Nggak Boleh Keluar Rumah?

96d9497c 58fa 4b44 b54e 0fefa7ea4e9e 169

Tegal, ELIPSIR MEDIA – Muncul banyak berita di media soal Kota Tegal yang akan memberlakukan Lockdown mulai Senin (30/3/2020) mendatang.

Bahkan menurut kabar yang beredar pula, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal menyiapkan Beton MCB yang akan membatasi wilayah tersebut. Apakah memang demikian yang akan dilakukan?

Apakah dengan status Lockdown yang ditetapkan untuk kota bahari tersebut, tidak ada yang boleh keluar rumah?

Supaya tidak terjadi kesimpang-siuran informasi, mari kita bahas ini lebih dalam.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriono (sumber: Radar Tegal)

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriono (sumber: Radar Tegal)

Tegal Lockdown

Ungkapan ini pertama kali disampaikan oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriono, Kamis (26/3/2020) malam.

Hal ini dirinya lontarkan lantaran ada salah satu warganya yang naik statusnya dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi Positif Virus Corona Covid-19.

Pemkot Tegal dan jajarannya langsung mengambil langkah taktis guna mengatasi hal ini. Jika ingin membacanya lebih lanjut, silakan klik disini.

“Ini pilihan yang pahit, dan saya sendiri dilematis. Bahkan kalau disuruh memilih, lebih baik saya dibenci daripada maut menjemput mereka,” tegas Dedy Yon.

Ilustrasi Lockdown (sumber: yukstay.com)

Ilustrasi Lockdown (sumber: yukstay.com)

Apa Itu Lockdown

Untuk mengetahui lebih dalam soal kebijakan ini, kita perlu memahami terlebih dahulu apa yang sebenarnya dimaksudkan dari Lockdown itu sendiri.

Dikutip Tim Elipsir Media dari Ruang Guru, Lockdown dapat diartikan sebagai penutupan akses dari dalam maupun dari luar.

BACA juga :  Dua Kasus Virus Corona Baru di Jawa Tengah, Ganjar: Jangan Keluar Rumah!

Disamping itu, ada pula istilah Full Lockdown. Istilah ini dapat diartikan sebagai penguncian secara penuh. Hal itu berarti setiap orang harus tinggal di tempat mereka dan tidak boleh keluar dari sana.

Maka dapat disimpulkan bahwa Lockdown secara sederhana adalah pembatasan-pembatasan yang diberikan oleh pihak otoritas kepada masyarakat.

Tentunya hal ini diberlakukan agar dicapainya suatu hal tertentu, dan demi kepentingan orang banyak pula.

Dalam kasus Virus Corona, hal ini akan membuat penyebaran Virus Corona dapat terus ditekan secara waktu berlalu.

Pages ( 1 of 4 ): 1 234Selanjutnya »
No Comments
Post a comment