Jakarta, ELIPSIR MEDIA – Layanan Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi (SIM) ditutup sementara lantaran adanya wabah Virus Corona (Covid-19). Pemberlakuan kebijakan ini juga meniadakan sanksi keterlambatan perpanjangan SIM. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono mengatkan bahwa pemilik SIM yang masa berlakunya habis saat wabah Covid-19 akan tetap dilayani saat kondisi normal. Istiono juga belum menetapkan sampai kapan layanan ini akan dihentikan. “Semua pelayanan SIM, baik perpanjangan dan pengurusan SIM baru, ditutup sementara mulai, Selasa (31/3) lalu, sampai dengan waktu yang belum bisa ditentukan. Melihat perkembangan situasi,” katanya di Jakarta, Kamis (2/4) kemarin, dilansir tim Elipsir Media dari Radar Tegal. [caption id="attachment_24002" align="aligncenter" width="720"] Ilustrasi

Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menggelar sidang gugatan yang diajukan oleh Mahasiswa UKI Jakarta terkait lampu sepeda motor yang wajib untuk dinyalakan di siang hari. Dalam persidangan ini, hakim kemudian mengoreksi dokumen mahasiswa yang gugat Jokowi itu. Persidangan dilaksanakan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). Kedua pemohon adalah Eliadi Hulu dan Ruben Saputra kemudian menjelaskan gugatannya. Kemudian, Hakim Konstitusi Saldi Isra memberikan masukan terkait kelengkapan dokumen yang dibawa oleh kedua penggugat. Saldi sempat menanyakan terkait apakah pemohon yang adalah seorang mahasiswa yang gugat Jokowi memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). "Saudara mengatakan berkendaraan, tadi kan pemohon satu dan pemohon dua berboncengan. Mungkin karena ini