Staf KPK
Walikota Medan (sumber: radarnonstop.co)

Staf Protokoler Seruduk Tim KPK, ini Kata Pemkot Medan!

Pemerintah Kota Medan menyatakan siap untuk membantu KPK menemukan AND, staf Subbagian Protokoler Walikota Medan yang saat ini masih jadi perburuan bagi KPK. Keberadaan AND sampai saat ini masih belum diketahui.

Sekretaris Daerah Kota Medan, Wirya Al Rahman menyatakan bahwa pihaknya belum memiliki informasi tentang dimana AND saat ini berada. Tetapi Sekda Medan itu yakin dan berjanji akan segera memberitahu apabila ada informasi terkait lokasi AND.

“Itu sudah ditangani penegak hukum ya. Kalau kami tahu, kami akan beritahu penegak hukum di mana keberadaannya,” kata Wirya Al Rahman di kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kamis (17/10/2019) dilansir dari detik.com.

AND, staf Protokoler Walikota Medan yang nyaris seruduk tim Penindakan KPK ketika sedang melakukan Operasi Tangkap Tangan alias OTT kepada Walikota Medan, Dzulmi Eldin pada Selasa (15/10/2019) kemarin. Saat kejadian itu diketahui bahwa AND sedang membawa setoran senilai Rp 50 juta dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Isa Anshari untuk Walikota Medan, Dzulmi Eldin.

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

Diberitakan sebelumnya bahwa KPK berhasil mengamankan Eldin bersama dengan enam orang lainnya pada Rabu (16/10/2019) dini hari. Bersama dengan Eldin, KPK juga mengamankan sejumlah uang senilai kurang lebih Rp 200 juta dari OTT yang dilakukannya itu.

Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan KPK ini ada kaitannya dengan dugaan setoran dari dinas-dinas yang diterima oleh Eldin, sang Walikota Medan. Menurut dugaan sampai saat ini, setoran yang diterima Eldin itu sudah terjadi selama beberapa kali.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali berhasil melakukan OTT alias Operasi Tangkap Tangan ke salah satu pihak yang diduga melakukan korupsi. Setelah kemarin melakukan OTT ke Bupati Indramayu, hari ini KPK melalui Tim Penindakannya menangkap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin .

Juru bicara KPK, Febri Diansyah sudah mengonfirmasi hal itu. Melalui keterangan tertulis dilansir dari kompas.com, Febri mengatakan bahwa ada tim yang ditugaskan ke medan. Melalui OTT tersebut, KPK mengamankan tujuh orang, mulai dari Wali Kota Medan sampai ke pihak Swasta yang diduga melakukan korupsi.

“Ada tim lain yang ditugaskan di Medan. Dari OTT malam sampai dini hari tadi, total tujuh orang diamankan, yaitu dari unsur Wali Kota, Kepala Dinas PU, protokoler, ajudan Wali Kota dan swasta,” kata Febri.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Alexandra Gottardo

Alexandra Gottardo, Pemeran Adegan Explisit Serial ‘Grisse’

persija jakarta

Hasil Pertandingan Liga 1 2019: Persija vs Semen Padang (1-2)