in

Solo Hari Ini 40 Derajat! Ini Pernyataan BMKG

Solo 40 Derajat! (sumber: detik.com)
Solo 40 Derajat! (sumber: detik.com)

Ada banyak tangkapan layar yang diunggah oleh warga Solo dimana sebuah aplikasi yang mendeteksi suhu di suatu wilayah menunjukkan angka 40 derajat untuk wilayah Solo. Bahkan ada pula yang mengunggah foto tersebut dan mengunggah sampai 44 derajat celcius!

Hal ini memang dirasakan oleh warga Solo. Bahkan mungkin di daerah lain ada pula yang merasakan suhu panas yang ada di hari ini, Senin (21/10/2019).

Dikutip dari detik.com, Fadia, seorang Mahasiswa Fakultas Hukum UNS mengatakan bahwa bahkan pada pukul 10.00 WIB saja, panasnya sudah tidak seperti biasanya.

“Tadi keluar rumah pukul 10.00 WIB sudah panas, sepertinya tidak seperti biasanya. Sampai ke kampus UNS rasanya pusing karena panas banget,” kata Fadia.

BMKG Angkat Bicara

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah, Iis Widya Harmoko mengatakan bahwa suhu di Solo yang dikatakan 40 derajat, tersebut berbeda dengan catatan yang dimilikinya. Berdasarkan catatan Iis, suhu tertinggi di Solo hanya mencapai 38 derajat celcius.

“Di Semarang ini tadi tertinggi 37,8 derajat Celcius. Kalau di Solo siang ini sampai 38 derajat Celcius,” kata Iis

Penghitungan yang dibuat oleh BMKG itu tentunya bukan asal hitung. Pasti ada metode dan kriteria yang harus dilalui untuk dapat menghasilkan angka itu. BMKG menggunakan peralatan yang sesuai standar. Salah satu alat itu diletakkan di Bandara Adi Soemarmo.

“Bandara Adi Soemarmo juga selalu melakukan pengamatan suhu dan divalidasi BMKG sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Kalau hanya aplikasi ponsel tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kata dia.

Kendati demikian, Iis tetap membenarkan bahwa suhu di bulan Oktober ini adalah suhu yang sedang tinggi-tingginya. Menurutnya pada bulan Oktober ini, posisi matahari berada tepat diatas kita. Iis juga sempat menyinggung fenomena hari tanpa bayangan yang terjadi beberapa waktu lalu. Karena hal itulah yang membuat suhu di Indonesia meningkat signifikan.

“Oktober itu matahari berada di atas kita, kemarin juga terjadi fenomena hari tanpa bayangan. Hal ini wajar dan terjadi setiap tahun,” katanya.

Iis menjelaskan bahwa suhu dapat menurun saat memasuki bulan November. Hal itu dikarenakan di bulan tersebut musim penghujan akan datang.

“Suhu tinggi diperkirakan sampai Oktober saja, setelah itu mulai menurun tapi masih hangat. Nanti suhu rendah terjadi pas musim kemarau,” pungkas Iis.

Report

Written by Eden Pemalang

D.O.P / Travel Filmmaker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019 Pekan Ke-24

Dibungkam Persija Jakarta: Ini Dia Respon Pelatih PSM Makasar!!