Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Wanita Pengunjung Lapas Tegal Diamankan.

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Wanita Pengunjung Lapas Tegal Diamankan.

 

Tegal – Seorang perempuan di amankan saat hendak membesuk di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tegal, Jalan Yos sudarso No. 2 Kota Tegal. Dari dalam celana dalam perempuan tersebut, petugas lapas menemukan sejumlah sabu yang di kemas dalam bungkus kopi Good Day Cappucino.

Perempuan itu adalah Devi Rositu/DR (26), warga kelurahan Randusari kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang. Barang terlarang yang di bawa DR adalah sabu dengan berat barang bukti 4,90 gram dan barang bukti satu buah HP warna hitam. Barang haram itu di bungkus dalam paket kecil kemudian di simpan dalam kemasan kopi Good Day untuk melabui petugas.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah saat jumpa di Polres Tegal Kota mengungkapkan, pada hari Sabtu (11/1) sekitar jam 11.30 WIB, petugas Lapas Kelas IIB Tegal, mengamankan pembesuk wanita, yang tertangkap tangan atau menyimpan Narkotika golongan 1 jenis sabu.

“DR dari Semarang naik kereta api menuju Kota Tegal,” ujarnya.

DR yang hendak membesuk Napi di Kota Tegal, sampai di Stasiun Kota Tegal, DR di titipi barang (bungkus kopi Good Day) dari seseorang. Ternyata barang bungkusan kopi tersebut di dalamnya berisi Sabu. Pada saat menjenguk Lapas, DR di geledah oleh petugas wanita. Pada saat di geledah petugas mencurigai benjolan di bagian kelamin. “DR bilangnya lagi datang bulan. Pas di geledah, di temukan bungkusan kopi yang berisi Sabu,”katanya.

Karena temuan ini, Kata Kapolres Tegal Kota, DR harus mendekam di jeruji besi dan di kenakan pasal 114 Ayat (1) Jo 112 Ayat  (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Pidana denda paling sedikit Rp 1 M dan paling banyak Rp 10 M. Pihak kepolisian pun terus mengembangkan kasus penangkapan DR ini.

Sementara itu, DR saat di wawancarai mengaku sebagai penjual minuman di Semarang, “Saya menyimpan barang di celana dalam seseorang yang menitipkan bungkus Kopi itu, dan orang tersebut menjanjikan akan mengasih uang Rp 500 ribu.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *