Ayu sudah sampai di kelasnya, kelas masih terlihat sepi sekali, hanya beberapa siswa yang sudah berada di dalam kelas. Dua sahabat Ayu saja belum terlihat di dalam kelas, apalagi Angel selalu saja kesiangan bangunnya. Ayu membuka buku tugas matematikanya, dia belum sempat mengerjakan tugas yang di berikan oleh Pak Dion, karena semalam sempat ada kejadian yang membuatnya takut di rumah pamannya. Ayu dengan cepat mengerjakan tugas dari matematika nya itu. Beruntung dia berangkat pagi sekali bersama Mbok Sanem. Faisal melihat gadis yang ia sukai dari kejauhan, memang Ayu memilih duduk di pojok agar lebih tenang untuk mengerjakan tugas matematikanya. Ayu sudah selesai mengerjakan tugas

Pagi hari di rumah Daniel, seperti biasa Diana berteriak memanggil Ayu untuk sarapan. Ya, meskipun dia sangat jahat dengan Ayu, dia masih memikirkan Ayu untuk sarapan, makan siang, dan makan malam bersama. Dia sebenarnya sangat menyayangi Ayu, keponakan satu-satunya, karena adik Ayu meninggal bersama kedua orang tuanya dalam kecelakaan. Tak hanya memikirkan Ayu untuk sarapan, dia setiap hari memberikan Ayu uang saku untuk sekolah. Diana memang tidak memiliki anak, entah dari Diana yang memang tak bisa hamil atau dari Daniel, suami Diana. "Ayu…..!" teriak Diana dari ruang makan memanggil Ayu. "Kemana itu bocah, tumben sekali sudah hampir setengah 7 belum keluar kamar, biasanya dia sudah

"Tok….tok….tok…." Ayu mengetuk pintu rumah mbok Sanem dengan membawa tas jinjing juga tas sekolahnya. Belum ada sahutan dari dalam rumah Mbok Sanem. Ayu mencoba mengetuk pintu rumah Mbok Sanem lagi. Namun, tetap saja tak ada sahutan dari mbok Sanem. Terlihat seseorang yang Ayu kenal pulang berjalan membawa dua kantong plastik. Sepertinya orang tersebut baru saja berbelanja. Ya, orang itu adalah Mbok Sanem, beliau membawa dua kantong plastik dari toko sembako yang tak jauh dari rumahnya. Ayu lega sekali bisa bertemu dengan mbok Sanem malam ini. "Mbok, syukurlah…Ayu kira Mbok sudah tidur." Ayu berjalan dengan cepat menghampiri mbok Sanem dan mengambil alih kantong plastik dari tangan Mbok

Malam hari di kediaman Daniel. Ayu segera mencari sertifikat rumah miliknya, karena dia tau Daniel dan Diana belum pulang dari luar kota. Ayu mencari sertifikat rumahnya di dalam kamar Daniel. Dia membuka lemari yang biasa untuk menaruh dokumen penting kantor. Ayu mencari dengan pelan-pelan dan teliti. "Di mana mereka menyimpannya? Atau jangan-jangan mereka sudah menjual rumah papah?"tanya Ayu lirih sambil mengacak-acak lemari dokumen tersebut. "Oh….rupanya ada maling pah di rumah kita,"ucap seorang wanita di ambang pintu kamarnya. Ayu terjingkat, dia begitu kaget paman dan bibinya sudah pulang dari luar kota. Ayu memberanikan diri untuk berbicara pada paman dan bibinya yang kejam itu. "Di mana kalian sembunyikan hak

Puisi cinta "Script Cinta" bukan puisi cinta biasa. Puisi cinta ini menggambarkan cinta sang geek yang sedang dimabuk kepayang. Ia mencoba menuliskan puisi cinta dengan gaya khasnya yang selalu berkutat dengan kode-kode dan script untuk membuat website maupun aplikasi. Puisi cinta ini memang berbeda. Dipersembahkan khusus untuk pembaca elipsir.com dari Landep Lati Script Cinta Saat menata bit-bit dan algoritma susunan data dan engine kerlingan matamu dan senyum manis itu menebal di antara ribuan rumus Di antara ribuan kode-kode yang terbaris dan teracak tanpa parameter bisikan namamu masih laksana jimat sang pertapa Aku terjebak di persimpangan jaman dan alam namun engkau tetap menjadi petunjuk arah yang rupawan kekasihku selamanya saat gadget dan elemen-elemenya menjadi candu dan suatu saat membuatku jenuh tapi engkau adalah candu dan sekaligus penawar aku memujamu dan selalu

Ayu dan Angel keluar dari kelasnya, suasana sekolahan sudah mulai sepi. Hanya ada beberapa siswa yang sedang mengikuti ekstrakurikuler basket. Ayu merasa ada sesuatu yang tertinggal di kelasnya, dia menghentikan langkahnya dan membalikan badannya berjalan ke arah kelasnya lagi. "Bentar deh, njel. Buku tugas Matematika gue ketinggalan, gue ambil dulu, ya. Tunggu sebentar,"ucap Ayu sambil berjalan ke arah kelasnya yang belum terlalu jauh "Gue tunggu di pos satpam, Yu!"seru Angel. "Iya!" jawab Ayu sambil setengah berlari ke kelasnya. Ayu masuk ke dalam kelas, dia mendengar Faisal sedang bernyanyi dan memetik gitarnya. Ayu akui, suara Faisal memang bagus, wajah juga gak jelek-jelek amat. Namun, bagi Ayu dia hanya

Dadu Cinta, puisi cinta yang penuh makna. Pengibaratan dadu dan waktu adalah sebuah perumpamaan tentang kepastian dan ketidakpastian tentang cinta itu sendiri. Seseorang yang mencintai kekasihnya memiliki rasa yang pasti dan kuat. Namun kadang mereka harus berkompromi dengan berbagai macam hal yang tidak selalu seperti yang diharapkan. Berbagai cerita dan kisah-kisah cinta abadi selalu menyertakan konflik yang bertubi-tubi sebagai ujian dari cinta mereka. Dan pasangan cinta yang menang akan selalu dikenang dan ditulis dengan indah. Inilah Dadu Cinta, sebuah puisi cinta yang penuh makna dan penafsiran. Ayo tuliskan makna puisi cinta "Dadu Cinta" ini di kolom komentar Dadu Cinta Mati kutu ku merindu tujuh hari seminggu, berdegung hanya bisa menunggu di sela-sela

Seusai jam kosong selesai, Ayu segera kembali ke kelas, karena ini adalah jam pelajaran Fisika. Pelajaran yang Ayu tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Dia masuk ke dalam kelasnya dan duduk di samping Angel. Dia membuka LKS dan buku tugasnya serta buku catatannya. Ayu sudah mulai membaca rangkuman materi yang mungkin akan di ajarkan Bu Anjani siang ini. Anjani, guru Fisika Ayu yang sangat menyayangi Ayu karena Ayu siswa paling pandai di kelasnya. Bu Anjani memasuki kelas 3 IPA 1, dan dia mulai membuka mata pelajarannya. Ayu dengan sangat fokus mengikuti pelajaran Fisika. Bu Anjani memeriksa tugas harian milik siswanya. Saat memeriksa buku tugas Ayu, senyuman

Puisi cinta yang menyiratkan makna mendalam tentang pemujaan terhadap sang kekasih. Bagi sang pecinta, kekasihnya itu bagai titik pusat kosmis yang akan selalu melingkupinya. Walaupun ia memandang dan menjelajah luasnya hati dan samudera. Puisi cinta dengan sejuta pengharapan tentang kebersatuan dia dan Kekasihnya. Tiada lagi yang dipikirkan selain kekasihnya. Marwah Cinta Semalam, Menyela di antara nyanyian malam, Tiba-tiba muncul, mengusik keheninganku Memikirkan Fisika Kuantum Kau bertanya tentang Kisah Yusuf dan Zulaikha Tapi ia bukan semisal selilit Ia semisal butiran tasbih Yang berputar di jemari Sang wali Engkau menengadah Aku menyembah Kuyakinkan Engkau, Duhai Kekasih Di antara Timur dan Barat Engkau adalah Mecca Di antara kemuliaan dan kehinaan Engkau adalah Marwah

Puisi cinta memang dapat membuat hati berbunga-bunga dan cinta yang sedang dirasakan semakin kuat,powerful dan membuatmu semakin mabuk. Tapi apakah kamu sudah membaca puisi cinta yang ini? Ini bukan puisi cinta biasa. Ini adalah puisi cinta dengan selaksa makna. Kamu bisa memberinya makna bucin, makna syahdu bahkan cinta yang bukan cinta. Terserah! Maha Cinta Aku tak paham tentang bahasa cinta Yang kutahu hanya suka cita Tak terkira Saat mendampingimu menyusun cerita Alam semesta seakan terlupa Dan tahulah aku Begitu kau berlalu Hatiku memberontak, ngilu Mendorong waktu Untuk kembali ke masa itu Selalu Aku paham Cinta itu bukan semisal kata bergumam Yang hanya dimengerti oleh awam Sebab, kau selalu bersemayam Di mulutku yang hanya bisa menggumam Melantunkan namamu dalam diam Aku paham Bahasa cintamu tak