tegal

Remaja di Tegal Tewas Diduga Tersambar Petir Saat Bermain HP yang Sedang Dicas

Tegal– Seorang remaja adal Kota Tegal bernama Muhammad Tegar (14) tewas tersambar petir di duga dipicu karena bermain ponsel yang sedang dicas. Berikut ini kata polisi terkait kejadian tersebut.

“Dugaan terkuat tewas karena petir, Keterangan saksi (orang tua) sebelum meninggal, korban bermain HP sambil mengisi (cas) baterai saat hujan lebat,” ujar Kapolsek Adiwerna Tegal AKP Sehroni Saat di hubungi dari detikcom, Senin (13/1/2020).

Peristiwa itu terjadi pada kamis (9/12) lalu saat hujan lebat mengguyur Tegal. Tegar yang merupakan warga Desa Pegedangan RT 25 RW 03, Kecamatan  Adiwerna, Kabupaten Tegal, sedang bermain ponsel yang dicas di rumahnya.

“Korban di temukan tewas di ruang tengah setelah terjadi sambaran petir. Orang tua mendapati dia terkapar di lantai. Dia meninggal seketika penuh luka bakar di dadanya,” terang Adiwerna.

Korban selanjutnya di larikan ke RSUD Kardinah, Kota Tegal. Adiwerna menerangkan, berdasarkan pemeriksaan tim medis rumah sakit, korban meninggal akibat luka bakar yang dideritanya.

“Tidak ada sebab lain yang menyebabkan kematian kecuali akibat luka bakar di dada korban,” pungkasnya.

Di Wawancara terpisah, orang tua Tegar, Muhamad Rido mengatakan, anaknya memang sedang bermain ponsel sesaat sebelum tersambar petir di rumahnya.

Usai suara petir menyambar, orang tua Tegar langsung keluar  dari kamar dan mendapati korban sudah terkapar sambil memegang ponsel di dadanya di ruang tengah. Ponsel tersebut dalam kondisi tersambung dengan kabel cas.

“Dia bermain HP di ruang tengah. Tiba-tiba ada petir yang sangat keras. Setelah dilihat ke ruang tengah, anak saya tergeletak di situ,” kata Rido saat di hubungi.

Diwawancara terpisah, prakirawan BMKG Kota Tegal, Hendy Andriyanto mengimbau warga agar tak main ponsel saat hujan deras dan di sertai petir.

“Jangan main HP sambil dicas saat hujan lebat, bisa berbahaya bila terjadi petir. Apalagi sinyal HP juga bisa mengundang petir. Jadi lebih baik jangan pegang HP dulu selama hujan di sertai petir,” imbau Hendy.

Hendy mengungkap puncak musim hujan di Kota Tegal akan terjadi pada bulan Febuari 2020. Sedangkan untuk Kabupaten Brebes  dan Kabupaten Tegal di perkirakan terjadi pada bulan Maret 2020.

Dijelaskan lebih lanjut, pucak musim hujan tahun ini mundur sekitar dua dasarian akibat pengaruh El Nino dan badai tropis. Sehingga selama dua bulan ke depan, potensi terjadi hujan di sertai petir di daerah-daerah tersebut masih sangat besar.

“Akibat dampak El Nino badai tropis, puncak musim hujan mundur. Hingga Maret nanti masih berpontensi terjadi hujan deras disertai petir. Petir itu kan selalu mengikuti kalau terjadi hujan lebat,” terang Hendy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *