Ojol Prank
Ilustrasi Ojol (sumber: merdeka.com)

Pengemudi Ojol Tentang Prank: Tidak Manusiawi!

Salah seorang pengemudi Ojol alias Ojek Online mengomentari soal Prank yang tidak bertanggung jawab yang kerap kali ditujukan kepada para pengemudi Ojek Online.

Yang menjadi perhatian dalam hal ini adalah karena prank tersebut merugikan pihak pengemudi Ojol alias Ojek Online tersebut.

Salah seorang pengemudi Ojol tersebut diwawancarai oleh salah seorang Selebgram, Raden Rauf. Dalam vlog yang diunggahnya ke YouTube tersebut Raden Rauf mewawancarai pengemudi Ojek Online terkait fenomena prank yang kerap kali dilakukan kepada pengemudi Ojol tersebut.

Pesanan makanan tersebut harus dibayar terlebih dahulu oleh para pengemudi Ojek Online. Dan uang yang harus dikeluarkan mereka dalam jumlah besar.

Tetapi setelah sudah dibayarkan kepada penjual makanan tersebut, pemesan membatalkan pesanan, yang artinya tidak akan ada yang mengganti uang pengemudi Ojek Online tersebut.

“Pesen makanan kadang sampai 500 ribu atau 1 juta, terus di cancel. Padahal kan itu abang-abang pake uang pribadi,” ujar Raden dalam video tersebut dikutip tim Elipsir Media, Kamis (28/11/2019).

Pengemudi Ojek online tersebut kemudian menambahkan bahwa mereka terkadang perlu saling membantu, karena jumlah yang mereka harus keluarkan bukanlah angka yang sedikit.

“Belum tentu uang pribadi juga, Pak. Pasti uang patungan dari temen-temen juga,” jawab pengemudi tersebut.

Terkait adanya hal itu, pengemudi Ojol tersebut mengatakan bahwa hal itu tidak manusiawi, mengingat sudah banyak yang dilakukan pengemudi ojol tersebut agar bisa melayani para pelanggannya.

“Ya tidak manusiawi lah kalau seperti itu,” Ujar sang pengemudi Ojol terkait adanya fenomena prank yang tak bertanggungjawab ini.

Tagar Say No To Prank Trending!

Telah diberitaka sebelumnya bahwa salah satu daftar Trending di Twitter Indonesia juga dipuncaki oleh tagar #SayNoToPrank. Sampai saat berita ini diturunkan ada lebih dari 15 ribu cuitan yang menyertakan hal itu dalam cuitan Twitter mereka.

Setelah ditelusuri, ternyata tagar tersebut masuk ke daftar Trending karena sebuah cuitan yang dibuat oleh salah seorang Selebgram asal tanah air yang mengajukan pertanyaan ke pengemudi ojek online.

Dalam cuplikan video tersebut Raden Rauf bertanya kepada salah seorang pengemudi ojek online terkait prank yang kerap terjadi atas para pengemudi tersebut.

Prank yang disebut disini bukanlah untuk iseng-iseng dan dalam tujuan hiburan saja, tetapi sudah merugikan pihak tertentu, yang kerap terjadi kepada pengemudi ojek online itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Saynotoprank trending

Tagar #SayNoToPrank Trending! Ini Alasannya!

Paul Munnster

Berita Liga 1 2019: Menang Lagi, Paul Sumringah!!