Tito Lem Aibon
Kapolri Tito Karnavian (sumber: monitor.co.id)

Masih Soal Lem Aibon, Ini Kata Mendagri Tito Karnavian!

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menjadi sorotan banyak pihak karena sempat memasukkan Lem Aibon ke dalam rencana Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020. Persoalan yang melibatkan Lem Aibon rupanya sampai ke telinga Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Sebelumnya telah ramai dan digembar-gemborkan bahwa dalam KUA-PPAS tahun 2020 tercantum Lem Aibon senilai Rp 82 Miliar. Hal ini diungkap oleh salah satu politikus asal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Sarana.

Terkait adanya hal ini, Menteri Dalam Negeri untuk periode 2019-2024, Tito Karnavian mengatakan bahwa pihaknya akan berbicara dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait adanya temuan Miliaran rupiah di daftar Anggaran Lem Aibon ini.

“Saya kan baru juga. Nanti saya komunikasikan dengan Pak gubernur. Saya sendiri kan baru. Bicara dengan Pak Anies dan Pak Prasetio (Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, red), saya kan kenal baik dua-duanya,” ujar Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (30/10/2019) dilansir dari detikcom.

Tito kemudian mengatakan bahwa sampai saat ini masih ada mekanisme dari pihak internal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Karena adanya hal itu, Tito masih belum ingin mengintervensi hal itu.

“Kita lihat saja nanti. Kan masih ada mekanisme internal di sana. Ada inspektoratnya, ada kajian di DPRD-nya. Kita belum mengintervensi sampai ke sana dulu,” kata Tito Karnavian.

Sebelumnya disebtukan bahwa Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyebut bahwa munculnya anggaran senilai Rp 82 Miliar untuk Lem Aibon bukan faktor salah ketik. Anggaran tersebut aalah anggaran sementara untuk kemudian diubah setelah mendapat rencana anggaran dari pihak sekolah.

“Terbentur waktu (saat penganggaran), kemudian Sudin (pendidikan tingkat kota dan kabupaten) susun anggaran sementara dengan harapan, saat sekolah selesai susun anggaran sekolah, ada 17 ribu komponen sekolah yang tertampung di 23 rekening itu detail sekali. Saat sekolah sudah selesai detail. Kemudian komponen atau rekening yang sudah disusun Sudin nanti akan disesuaikan komponen yang sudah disusun sekolah,” ucap Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta.

Anggaran yang tertulis untuk Lem Aibon adalah anggaran alat kelengkapan kantor Biaya Operasional Pendidikan Wilayah 1 Jawa Barat. Ada perubahan angka setelah dilakukan penyesuaian.

“Saat lihat kembali secara detail, anggaran yang disusun oleh seluruh sekolah wilayah Jakarta Barat 1 diusulkan hanya Rp 175 miliar dalam jangka waktu satu tahun. Terdiri dari 23 rekening,” ucap Syaefuloh.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Download MP3 & Lirik Lagu Humko Hamise Chura Lo – Mohabbetein Covered By Tommy Kaganangan feat Rita Roshan

Download MP3 & Lirik Lagu Moonwalk WayV