Kesedihan ribuan warga Mojokerto dan Jombang karena kebanjiran selama 3 hari

Mojokerto – sekarang ini banjir dikarenakanmeluapnya sungai Avur watudakon yang merendam 3 desa di Jombang dan Mojokerto, tak kunjung surut sjak 3 hari lalu. Akibatnya ribuan penduduk di 3 desa itu harus menderita hidup di tengah kepungan air.

Di kabupaten mojokerto, banjir akibat meluapnya sungai Avur watudakon merendam dusun Tempuran dan dusun Bekucuk di desa Tempuran, kecamatan sooko. Hingga pukul 13.30 WIB sekarang ini ketinggian air di jalan mencapai lutut orang dewasa, sedangkan banjir di dalam rumah penduduk mencapai lebih dari 40 cm.

Banjirnya sejak senin malam sampai sekarang belum surut, sudah 3 hari.

Selama 3 hari di kepung banjir, pak Nuriyantobersama istri dan dua anaknya memilih bertahan di rumah untuk menjaga harta benda. Karena dia khawatir ketingian airnya.

Pak Nuriyan tidak bisa mencari nafkah selama 3 hari terakhir.untuk bertahan hidup, dia mengadalkan kiriman nasi bungkus dari dapur umum yang datang di pagi hari dan sore. Sementara untuk minum, dia harus membeli air isi ulang, karena bantuan air dipemkad Mojokerto hanya digunakan untuk mandi bersama.

Saya belum tanya soal posko kesehatan. Tidak ada yang memberi tahu juga kalau ada posko kesehatan.

Penderita yang sama dikeluhkan Dodik, warga dusun Tempuran. Selama tiga hari terendam banjir setinggi 40 cm, rumahnya menjadi kotor dan berbau tidak sedap. Bersama istri dan satu anak, dia juga memilih tidak mengungsi untukmenjaga harta benda.

Selama tiga hari saya tidak bisa kerja. Rumah menjadi kumuh dan bau, ujar petani tebu ini saat berbincang dengan elipsircom.

Koordinator input data pemerintah desa Tempuran Rahmanto Hidayat menjelaskan, ratusan rumah penduduk yang saat ini terendam banjir akibat meluapnya sungai Avur  Watudakon. Tercatat 896 jiwa warga desaTempuran yang harus merasakan dampak banjir selama 3 hari ini. Terdiri dari 687 jiwa di dusun Bekucuk dan 209 jiwa di dusun Tempuran

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

KA Argo Bromo Anggrek Malam Berhenti di Stasiun Pekalongan..

Terharu! Prajurit TNI, Polisi dan Sekuriti Hormat ke Penjual Ikan