Kata-kata Motivasi Kekuatan Keheningan
Kata-kata Motivasi Kekuatan Keheningan

Jangan Ngebut Terus, Sesekali Menepilah

Sadarkah kalian, bahwa kita (manusia) adalah mahluk super yang punya kekuatan dan potensi luar biasa.

Lalu mengapa sebagian besar dari kita merasa lemah dan tak kuasa bahkan sampai harus mengakhiri hidup dengan cara yang sangat tragis karena penderitaan dan kelemahan diri yang tak mampu kita tanggung dan kita lawan.

Kekuatan terbesar dalam diri kita adalah kekuatan keheningan. Dan hening adalah jati dirimu yang utama.

Ciptakan Perpustakaan Pikiran

Bayangkan sebuah perpustakaan. Jika kamu tidak pernah menjumpai lagi perpustakaan di sekitarmu, kamu bisa membayangkannya saja. Perpustakaan adalah tempat dimana berkumpul banyak orang, namun diam adalah aturannya.

Suasana perpustakaan yang hening mampu membuat kita berkonsentrasi.

Demikian juga dengan pikiran kita.

Bayangkan dirimu ada di perpustakaan pikiran. Carilah kearifan yang berada di rak-rak kehidupanmu. Dengarkanlah keheningan di sana. Jika ada yang bersuara mintalah untuk diam. Kenapa harus begitu?

Pikiran yang tenang membuatmu mampu mendengar suara hati. Suara hati akan meningkatkan kreativitasmu. Biarkan ide, pikiran dan pengetahuan yang muncul untuk mewarnai layar pikiranmu. Dan itulah saatnya kamu mencipta. Kamu seorang seniman. Kita semua seniman yang handal. Kanvas batiniah adalah layar kaca pikiranmu.

Sayangnya, layar kaca pikiran kita cenderung dikuasai oleh ingatan-ingatan masa lalu atau kekhawatiran, dan pikiran-pikiran tentang masa depan.

Pada saat seperti itu, hatimu juga tetap sabar menunggumu untuk berbicara padamu. Mengatakan hal-hal yang bijak dan indah. Tapi ia tidak dapat masuk.

Kenapa?

Karena pikiranmu terlalu bising.

Kembali ke Alam Batiniah bukan mengasingkan diri dari dunia modern

Selama ini, kita sibuk menciptakan dan mendengarkan suara-suara yang kita pikirkan. Bahkan, kadang kita melakukan keduanya di saat yang bersamaan. Kita tahu, dunia di luar sudah sedemikian bising dan ramai. Kita sibuk menerjemahkan suara-suara itu itu menjadi pikiran, dan bercampur dengan pikiran akan kenangan masa lalu dan pengalaman-pengalaman lainnya.

Kondisi tersebut menyulitkan kita untuk memulai perjalanan kembali ke alam batiniah yang damai, tenang dan bahagia.

Jangan salah sangka! Perjalanan ke alam batiniah itu bukan berarti kita menutup diri dari dunia luar atau menghindari suara-suara era modern kita atau bahkan berhenti berpikir. Sama sekali tidak.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan volume keheningan batiniah kita. Untuk memperbaiki hubungan kita dengan kekuatan batiniah, mendengarkan suara hatimu (intuisi). Memang tidak akan mudah dan cepat. Untuk dapat mengalami hal tersebut, memerlukan proses.

Mari Kita Mulai

Mulailah dengan dirimu. Mulai hemat dalam berbicara. Ada yang perlu kamu katakan dan ada yang perlu kamu pendam saja. Setelah itu, mulailah belajar untuk mengatakan apa yang ingin kamu katakan dengan cara yang lembut. Kamu akan mulai merasa nyaman dan menemukan ritme batiniah, ritme alamiah.

Saat kamu mulai mengurangi apa yang diutarakan, dan mulai mengatakan dengan suara lebih lembut begitu juga pikiranmu. Dia akan berbicara lebih lembut. Tidak semrawut. Tidak bising.

Saat itulah, kamu akan menjadi lebih tenang, lebih banyak energi yang tersisa. Ide-ide yang tercipta akan lebih baik dan lebih banyak. Kemampuanmu untuk menyerap dan menentukan juga akan lebih tajam dan lebih mudah.

Saat itulah kamu akan memulai tahap pencerahan.

 

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Mario Gomes de Oliveira

Berita Liga 1 2019: Dibabat Persib, Pelatih Kalteng Putera Sebutkan Faktornya!!

Download MP3 & Lirik Lagu Aku Rela Tri Suaka