Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di ke kapulauan riau

Inggris Bicara klaim China di Natuna dan Sikap Tegas Jokowi..

Inggris Bicara klaim China di Natuna dan Sikap Tegas Jokowi..

 

Jakarta- Hubungan Indonesia dan China beberapaa waktu lalu sempat sedikit memanas karena sngketa di perairan Natuna, kepulauan Riau. Hal itu turut mengundang komentar dari Inggris.

Melalui Menteri Inggris untuk Asia Pasifik, Heather Wheeler, negara ini mengungkapkan penting bagi setiap negara untuk berpegang pada hukum, termasuk hukum tentang kelautan.

“Kami percaya bawa setiap orang harus berpegang pada hukum tentang kelautan,” kata Heather Wheeler saat di temui di kedutaan Besar Inggris, Riau (15/1/2020).

“Dan bahwa kami mengharapkan setiap orang menggunakan semua mekanisme hukum yang sesuai dan yang seharusnya tidak menjadi masalah. Tetapi itu harus di lakukan melaui mekanisme hukum dan melalui pengaturan itu,” tambahnya.

Sebelumnya, Indonesia mengalami perselisihan dengan China soal eilayah ZEE. Ini bermula kala kapal pencari ikan dan coast guard milik China berlayar di kawsan perairan Natuna.

Berdasarkan Konvensi United Nations Convention  on The Law of The Sea (UNCLOS) 1982, Natuna masuk dalam ZEE Indonesia. Ini menyebabkan RI melakukan protes keras dan memanggil Dubes China di akhir Desember 2019 lalu.

Sementara itu, demi menjaga keamanan, TNI dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI terus menyiagakan Armada di perairan ini guna memantau kondisi di sana. Setelah perdepatan itu, Presiden RI Joko Widodo langsung melakukan kunjungan kerja 8 Januari lalu.

Jokowi sendiri terus mewanti-wanti setiap kapal nelayan asing yang melewati ZEE Indonesia untuk tidak mengambil sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. ZEE ini tak hanya wilayah Natuna tapi wilayah ZEE Indonesia lainnya.

Hal tersebut ditegaskan Jokowi merespon kabar yang menyebebutkan bahwa jumlah kapal nelayan yang memasuki wilayah ZEE di perairan Natuna semakin bertambah, setelah Jokowi mengunjungi wilayah itu pada awal Januari lalu.

“Sudah jelas, kalau masuk ke teritoria China itu kedaulatan. Tapi ZEE, semua kapal diperbolehkan [melintas], tapi jangan ambil sumber daya alam laut kita,” kata Jokowi, Jumat (17/1/2020).

Jokowi menegaskan tidak akan pandang  bulu untuk mengukum siapa saja yang mengambil kekayaan alam laut Indonesia secara ilegal. Apalagi, jika kejadian tersebut terjadi di wilayah ZEE.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Madura United

Jelang Uji Coba Di Malaysia, MU Usung Misi Padukan Tim!

Simon Mcmenemy

Usai Didepak, Simon McMenemy Kini Dapat Pekerjaan Baru, Apa Itu??