in

Ingat Mobil Tabrak Apotek? Kini Pengemudinya Jadi Tersangka!

Mobil Tabrak Apotek
Mobil Tabrak Apotek (sumber: postkota.com)

Pihak Kepolisian akhirnya menetapkan Mahasiswi dengan inisial PKH, berusia 21 tahun, sebagai tersangka. PKH sebelumnya mengendarai mobil yang telah tabrak sebuah Apotek Senopati sehingga mengakibatkan hilangnya satu nyawa dari peristiwa ini.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar mengatakan bahwa PKH sudah di BAP dan telah resmi dinyatakan sebagai tersangka dari kasus maut yang melibatkan hilangnya satu nyawa ini.

“PKH sudah di BAP dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar saat dikonfirmasi, Senin (28/10/2019) dilansir dari detikcom.

Kompol Fahri kemudian mengatakan bahwa kecelakaan maut itu disebabkan oleh tersangka PKH yang salah menginjak pedal di mobil yang dikendarainya. Bukannya menginjak pedal rem, PKH justru menginjak pedal gas pada saat berbelok.

Kompol Fahri juga menjelaskan bahwa PKH telah terbukti melakukan kelalaian saat mengemudi yang akhirnya menyebabkan korban yang tewas.

“Dikarenakan kelalaiannya saat mengemudi menyebabkan laka lantas yang menyebabkan korban meninggal dunia, kelalaiannya itu dikarenakann tersangka saat berbelok saat hendak menginjak pedal rem yang diinjak pedal gas,” sebutnya.

Tersangka PKH dijerat pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Lalu Lintas Angkatan Jalan (UULLAJ). Dan karena perilaku menyimpangnya ini, PKH akan ditahan.

Mobil Tabrak Apotek

Sebelumnya telah diketahui bahwa ada kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil minibus yang menabrak Apotek Senopati. Kecelakaan itu terjadi pada Minggu (27/10/2019) sekitar pukul 03.30 WIB subuh.

Sebuah minibus yang dikendarai oleh tersangka PKH hilang Kendal dan menabrak Apotek tersebut. Di saat minibus hilang kendali itu, ada seorang satpam yang tengah berjaga. Satpam tersebut bernama Asep.

Asep mengalami luka di bagian perut dan harus meninggal di lokasi kejadian. Jasad Asep langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan untuk dilakukan visum.

Sebelumnya, PKH mengaku memacu kendaraannya dengan kecepatan sekitar 50 km per jam. Polisi juga telah melakukan pengecekan urine PKH kalau-kalau PKH sedang mengemudi dibawah pengaruh obat-obatan terlarang.

Tetapi hasil dari tes tersebut mengatakan bahwa PKH negative alkohol maupun narkotika.

Report

Written by Eden Pemalang

D.O.P / Travel Filmmaker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Pasukan Demo

Antisipasi Demo, Polisi Terjunkan Ribuan Pasukan Pengamanan!

Nadiem Makarim Sumpah Pemuda

Di Hari Sumpah Pemuda, Ini Tamparan Nadiem Makarim Untuk Yang Meragukannya!