Foto Asap Kondisi Udara Palembang saat ini!
Kondisi Terkini Udara Palembang (sumber: twitter.com)

Hari Ini Kondisi Udara Palembang Terparah Selama Setahun!

Kabut asap yang menyelimuti Palembang menjadikan hari ini menjadi hari paling parah pada kondisi udara Palembang karena adanya kabut asap dalam jangka waktu satu tahun ini. Dikutip dari detik.com, kabut asap pekat sudah menyelimuti Palembang sejak malam hari. Ketika pagi datang, jarak pandang sudah turun menjadi kurang dari 50 meter.

Hal ini berdampak pada seluruh kegiatan masyarakat kota Palembang, di perairan sungai Musi yang biasanya ramai dengan perahu yang berlalu-lalang, kini hanya ada satu atau dua perahu saja yang melintas. Alasan banyak perahu hanya bersandar adalah kabut asap yang cukup pekat.

Mariana, seorang juru kemudia kapal mengatakan bahwa hari ini adalah hari terparah karena asap karhutla selama tahun 2019. Dirinya mengaku tidak dapat melihat apa-apa yang ada didepannya.

“Ini yang terparah sejak tahun 2019, ini tidak bisa lihat apa-apa. Kabut asapnya parah sekali,” kata seorang juru kemudi kapal, Mariana, saat ditemui di detikcom Jembatan Ampera, Senin (14/10/2019).

Dikutip dari Antara, data yang didapatkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatra Selatan yang bersumber dari satelit Lapan, terpantau ada 732 titik panas pada Senin (14/10/2019) ini.

Kondisi udara Palembang dipengaruhi oleh titik panas, dimana titik panas yang paling banyak ada di Ogan Komering Ilir yang memiliki lebih dari setengah jumlah titik panas terpantau, 437 titik. Menurut laporan sebelumnya, hanya terpantau 417 titik di Ogan Komering Ilir.

Penanggulangan Asap Tebal

Mengenai langkah penanggulangan asap Karthutla yang pekat ini, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulanagan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ansori, mengatakan bahwa pihaknya akan selalu melakukan pemadaman api dari udara menggunakan helikopter.

“Kami selalu lakukan waterbombing (pemadaman dari udara), setiap hari mengerahkan lima unit helikopter.” Ucap Ansori dilansir dari Antara.

Mengenai penyebab asap yang sangat pekat ini, Ansori mengatakan hal ini dikarenakan daerah yang terbakar adalah lahan Gambut. Selain itu akses darat untuk ke titik api sangat terbatas.

“Kebakaran di OKI ini memang sulit dipadamkan karena terjadi di kawasan gambut, dan akses darat yang terbatas. Belum lagi jika terbakar, asapnya mengarah ke Palembang.” Pungkas Ansori.

Banyak sekolah di Kota Palembang yang mengubah jam masuk siswanya. Semula semua siswa masuk pukul 07.00 WIB, tetapi karena adanya karhutla yang menyebabkan asap pekat ini, jam masuk sekolah dimundurkan menjadi pukul 08.00 WIB.

Tetapi hari ini, dikutip dari Antara, Dinas Pendidikan Kota Palembang meliburkan siswa mereka karena kondisi asap yang sangat pekat di hari Senin (14/10/2019) ini.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Indeks Kualitas Udara Palembang #SavePalembang

Jarak Pandang 5 Meter, Netizen Gaungkan #SavePalembang

Foto Kabut Asap Palembang

Palembang Diselimuti Kabut Asap! Ini Foto-Fotonya!