Crosshijaber MUI
Ilustrasi Hijab (sumber: brilio.net)

Fenomena Crosshijaber Muncul, Ini Peringatan Keras MUI

MUI akhirnya angkat bicara soal Crosshijaber yang sudah mewabah dan meresahkan banyak orang. MUI menandaskan bahwa apa yang dilakukan oleh pria-pria yang mengenakan pakaian wanita syar’i tersebut tidak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh para Crosshijaber sebenarnya dilarang keras dalam agama Islam.

“Ajaran Islam sejatinya melarang keras pria menyerupai wanita dan wanita menyerupai pria karena secara takdir dan syariat pria dan wanita adalah berbeda,” dilansir dari liputan6.com.

Zainut bahkan menambahkan bahwa apa yang disebut sebagai Crosshijaber ini sudah dilarang keras sejak zaman dulu. Zainut mengatakan bahwa dalam beebrapa hadis, Allah SWT melaknat kaum pria yang menyerupai wanita. Hal ini juga berlaku sebaliknya, wanita yang menyerupai pria.

“Larangan tersebut sejak pada zaman Rasulullah SAW sebagaimana haditsnya: ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai laki-laki (HR. Imam Bukhori),'” kata Zainut.

Zainut juga menghimbau kepada seluruh pihak untuk tetap mewaspadai fenomena ini. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa maksud dari dilakukannya gerakan Crosshijaber. Zainut juga menambahkan bahwa sebenarnya Crosshijaber memiliki potensi yang justru dapat merusak citra yang dibawa oleh Hijab itu sendiri.

“Fenomena crosshijaber perlu diwaspadai apa motif gerakan ini? Apakah sekedar mode saja ataukah ada motif lain, misalnya kriminal, teror atau ingin merusak citra hijab itu sendiri,” katanya

Crosshijaber Muncul

Diberitakan sebelumnya bahwa Singkatnya, Crosshijaber adalah para laki-laki yang memakai pakaian layaknya wanita. Mereka menggunakan baju muslim, dan sering kali yang memiliki model panjang dan lebar ala pakaian syar’i. Bahkan pakaian mereka lengkap dengan hijab dan cadar.

Karena serba tertutup, terkadang aksi mereka tidak diketahui. Banyak wanita yang tidak mengetahui bahwa mereka adalah seorang pria.

Istilah Crosshijaber sebenarnya berasal dari istilah Crossdressing dimana yang menurut Wikipedia.org adalah perilaku saat mengenakan pakaian, berpenampilan, dan berperilaku sesuai dengan gender yang berbeda daripada gendernya sendiri.

Seorang yang sedang melakukan Cross-Dressing biasanya memiliki tujuan yang berbeda-beda. Ada yang melakukan hal itu karena ada faktor penyamaran, ada pula yang melakukan demikian untuk media hiburan. Tetapi perlu diingat bahwa Cross-Dressing berbeda dengan Transgender.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Pelatih Timnas Indonesia Enggan Beberkan Strategi Jelang Kontra Vietnam

Crosshijaber dan Muhammadiyah

Crosshijaber Resahkan Masyarakat, Sekum PP Muhammadiyah: Polisi Akan Selidiki Mereka