Eks Dandim Kendari Gandeng Tangan Istri Saat Pelepasan Jabatan, Netizen: Beliau Jadi Teladan

Dandim Gandeng Tangan Istri

Netizen hari ini gaungkan tagar #RespekUntukDandimKendari karena menurut mereka apa yang dilakukan oleh Kolonel Hendi Suhendi adalah hal yang luar biasa. Sebuah foto diunggah di Twitter yang mempertunjukkan Eks Dandim Kendari itu gandeng tangan sang istri.

Banyak akun Twitter yang mengunggah foto dimana Kolonel Hendi Suhendi menggandeng tangan istrinya di Twitter. Salah satunya dilakukan oleh akun Twitter @AjibReborn yang mengatakan di postingannya bahwa apa yang dilakukan Kolonel Hendi adalah sikap Ksatria Prajurit TNI yang sejati.

Akun tersebut menulis,

“Hari ini tanggal 13 oktober adalah hari lahir Kolonel Hendi Suhendi.

Sikap Ksatria Prajurit TNI Kolonel Hendi Suhendi beserta istri.

‘Apa pun keputusan dari pimpinan saya terima, saya siap menjalani hukuman’

#RespekUntukDandimKendari
#RespekUntukDandimKendari

https://twitter.com/AjibReborn/status/1183227342748966913

Menerima Keputusan Atasan

Meski mendapat hal yang tidak dinginkan karena apa yang dilakukan sang istri. Eks Dandim Kendari tersebut tetap tabah dan legawa sambil gandeng tangan sang istri.

Kolonel Hendi Suhendi mengatakan persis apa yang dituliskan di postingan Twitter tersebut. Dirinya mengaku siap menerima keputusan pencopotan jabatan karena postingan sang istri di Media Sosial terkait penusukan Menko Polhukam Wiranto.

“Saya terima, saya terima salah. Saya tetap terima apa yang jadi keputusan pimpinan,” ujar Kolonel HS seusai serah-terima jabatan di aula Markas Korem 143 Halu Oleo, Kendari, Sabtu (12/10/2019).

BACA juga :  Akhirnya, Ini Reaksi Hanum Rais Soal Cuitannya yang Dilaporkan

Dirinya juga mendapatkan pelajaran dan hikmah dari kejadian yang menimpa dirinya dan keluarga ini. Hal ini ditunjukkan langsung didepan istrinya saat upacara serah terima jabatan (sertijab) selesai dilakukan. Kolonel HS langsung menunjukkan dukungan untuk sang istri.

“Dijadikan pelajaran buat kita,” ujar Kolonel HS sambil merangkul istri.

Dicopot Karena Nyinyiran Istri

Diberitakan sebelumnya bahwa Kolonel Hendi Suhendi dicopot dari jabatannya sebagai Komandan Kodim Kendari karena postingan yang dibuat oleh sang Istri terkait peristiwa penusukan Menko Polhukam Wiranto di Padeglang, Kamis (10/10/2019) lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Satuan Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa yang menjatuhkan kepada Kolonel Hendi Suhendi dan satu lagi Sersan Dua berinisial Z.

“Sehubungan dengan beredarnya posting-an di sosial media menyangkut insiden yang dialami oleh Menko Polhukam, maka Angkatan Darat telah mengambil keputusan. Pertama, kepada individu yang juga merupakan istri dari anggota TNI AD, yang pertama berinisial IPDN, dan yang kedua adalah LZ,” kata Andika di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019) dilansir dari detik.com.

No Comments
Post a comment