Graphene (sumber: newsweek.com)

Belajar Teknologi Nano: Graphene si ‘Kecil-Kecil Cabe Rawit’ Wujudkan Dunia Layaknya Film Sci-Fi

Teknologi Nano masih memiliki banyak misteri dan banyak keuntungan yang diperoleh apabila kita membahas lebih lanjut soal hal ini. Dengan segala misteri yang dimunculkan, Nanotechnology memberikan dimensi baru dan potensi yang tidak ditawarkan sebelumnya.

Salah satunya adalah “Graphene” yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti “Grafena”. Pada tulisan kali ini kita akan membahas tuntas dari awal sampai ke akar-akarnya tentang Grafena ini. Jadi mohon maaf kalau tulisannya jadi lebih panjang, tapi supaya tidak terbatas dalam hal membahas hal ini.

Grafena adalah alotop karbon yang berbentuk lembaran dasar tipis di mana setiap atom berisi ikatan sp2 dan dikemas rapat dalam bentuk kisi kristal seperti sarang lebah. Nama “Grafena” berasal dari “Graphite” dan “-ene”. Grafit sendiri adalah benda yang terbentuk dari alotrop karbon. Semakin pusing? Tenang kita bedah satu persatu.

Sedehananya, sebuah Grafit dapat kita temukan dalam isi pensil. Grafit yang berada di isi pensil jika kita saring sedemikian rupa akan munculan Grafena. Grafena alias Graphene ini memiliki kekuatan yang luar biasa dan potensi yang tak terhingga. Mari kita bahas lebih dalam soal Graphene ini.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Laga Persib Bandung vs Arema FC Ditunda!! Shopee Liga 1 2019 Pekan ke-21

Lucinta Luna Teriak-Teriak 10 Jam, Netizen: Harusnya Kena Denda!