Baca Novel Online : Hendrik dan Lisa
Baca Novel Online : Hendrik dan Lisa

Baca Novel Online : Hendrik & Lisa Bab 1

Aku Monalisa, biasa di panggil Lisa. Aku seorang desainer dan memiliki butik sendiri. Semua teman ku menilai aku gagal dalam urusan jodoh. Iya umurku sudah 32 tahun Tepat di bulan ini. Aku tak peduli dengan kata-kata mereka. Karena aku menikmati hidupku. Aku mempunyai beberapa butik dan kafe di kotaku dan di luar kota. Aku belajar itu semua karena ayahku. Ayahku bermana Rafli. Dia pria yang hebat. Mampu mendirikan usahanya sendiri tanpa bantuan dari orang tuanya. Padahal keluarga ayah dan almarhumah ibu terbilang cukup kaya.

Namun, karena hubungan ayah dan ibu ditentang oleh kedua keluarga mereka akhirnya mereka menikah tanpa restu dari keluarga masing-masing dan diusir dari rumah keluarga mereka. Ayah yang selalu tak menyerah mencoba membuka bisnis di bidang kuliner. Ayah membangun usahanya mulai dari nol bersama ibu. Dan akhirnya sekarang usaha ayah berkembang pesat. Bahkan sekarang ayah menekuni bisnis di bidang properti dan bekerja sama dengan sahabatnya, Om Arif.

Walau ayah sudah ditinggal ibu cukup lama, semenjak aku kuliah semester petama, ayah tetap tak mau mencari wanita lain. Ayah begitu setia. Mungkin sifat ini juga menurun padaku. Aku pernah mencintai lelaki saat SMA namun entah mengapa dia menjauhiku tanpa sebab dan alasan. Dan bodohnya sampai detik ini aku masih berharap dengannya dan masih mencintainya.

“Lisa, ayah mau bicara dengan mu sebentar,” panggil Ayahku.

“Iya yah, sebentar Lisa beresin pekerjaan lisa dulu,” jawab ku dengan sedikit teriak dari ruang kerjaku.

Aku keluar dari ruang kerjaku dan menghampiri ayah yang sudah menunggu di ruang tengah.

“Ada apa ayah?” Aku duduk di samping ayah.

“Hmmm sebenarnya ayah dari dulu ingin menanyakan ini denganmu,” tutur Ayah.

“Tanya apa yah?” tanyaku.

“Lisa, umurmu sudah 32 tahun papa tidak ada keinginan untuk menikah nak?” pertanyaan Ayah membuatku menelan ludah yang amat getir.

“Hmmm sudah kuduga,” gumamku dalam hati.

“Ayah, jangan tanya seperti itu, Lisa belum kepikiran untuk menikah,” jawabku.

“Nak, umurmu sudah 32, sudah melebihi usia produktif, Nak. Apa kamu tak memikirkan jika nanti menikah susah mempunyai keturunan?” tutur Ayah.

“Ayah, keturunan adalah anugerah dari Tuhan. Banyak yang usia 40 tahun lebih masih bisa memiliki keturunan,” sanggahku pada Ayah.

“Iya ayah tau, Nak, tapi siapa nanti yang akan menjagamu kalau ayah sudah tak ada?” Ucapan ayah membuat dadaku semakin sesak sekali.

“Ayah, jangan bilang seperti itu.” Aku merajuk manja pada ayah dan memeluknya.

“Makanya menikah sayang,” pinta Ayah.

“Iya pah nanti kalau sudah waktunya. Lisa ke kamar dulu, yah. Masih banyak yang harus Lisa kerjakan.” Aku berpamitan pada ayah untuk ke kamar.

“Baiklah, jangan begadang, Nak,” tutur Ayah.

“Siap, ayah!” ucapku sambil mencium pipi Ayah.

Aku masuk ke kamar dan melanjutkan pekerjaanku yang masih sedikit menumpuk. Sudah jam 10 malam sebaiknya aku tidur. Besok mau bertemu pelanggan ku. Katanya pagi-pagi sekali ke butik. Soalnya mau fitting gaun pengantin. Aku masih belum bisa tidur, membolak-balikan tubuhku di atas tempat tidur.

Aku mengambil buku harianku dan aku buka catatan-catatanku di buku tersebut. Aku baca dan aku lihat foto laki-laki yang aku cintai.

“Entah kamu dimana sekarang, perasaanku ini tak berubah untukmu. Bahkan aku tak bisa mencari pria lain selain kamu. Mungkin, kamu sudah kecewa denganku dulu hingga kamu tak mau mendengar penjelasanku tentang siapa pria yang setiap hari bersama ku. semoga ada keajaiban untuk bisa bertemu kamu lagi,”

Aku masih saja memandangi fotonya di album kenangan dan foto dia yang aku minta dari sahabatnya. Tak terasa sudah hampir jam 1 malam aku belum bisa tidur dan masih saja memikirkan perkataan ayah tadi. Aku mencoba memejamkan mataku untuk tidur, dan akhirnya aku terlelap dalam mimpi indahku.

Baca Novel Online : Hendrik & Lisa Bab 2

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Jadwal Acara Trans TV

Jadwal Trans TV Hari Ini Jumat, 3 Juli 2020

The Ghost and the Darkness

Sinopsis Film The Ghost And The Darkness Bioskop Trans TV Malam Ini!