More stories

  • in ,

    Chapter 11 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung

    “Kenapa, bu?” Tanya Wildan. “Apa yang kamu katakan tadi? Kamu akan menikah siri?” Tanya Laras tegas. “Itu… Kalau Sekar mengijinkan.” Kata Wildan pelan. “Aku nggak  akan mengijinkan!” Kata Sekar tegas. “Ya udah. Nggak jadi.” Kata Wildan, berjalan menuju kamar. “Jangan masuk kamar dulu. Kita harus membicarakan hal ini secara dewasa.” Kata Laras tegas. Wildan keluar […] More

  • in ,

    Chapter 10 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung

    Galang ingin memastikan, apakah Sekar mau bercerai dengan suaminya atau tidak. Itulah tujuan utama Galang mengajak Sekar makan-makan. Tapi, ternyata Sekar tidak berminat membicarakan itu. Mau tidak mau Galang harus mengikuti keinginan Sekar. Paling tidak kalau sudah tahu Sekar akan bercerai, Galang tinggal memastikan apakah Sekar bersedia bila menjadi istrinya. Ah! Belum juga dapat kepastian, […] More

  • in

    Chapter 9 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung

    Udara terasa panas. Langitpun cerah. Debu-debu berterbangan, terhembus angin mengajak serta daun-daun kering yang gugur dari pohonnya. Sekar yang sedang menjaga toko mengamati plastik-plastik kecil beserta dedaunan tersebut seakan berkejaran. Sebenarnya rasa kantuk menghinggapi dirinya. Namun Sekar bertahan tidak akan tidur siang. Mau jaga toko, berjaga-jaga ada pembeli. Tiba-tiba Niken dan Cindi datang. Mereka mengajak […] More

  • in ,

    Chapter 8 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung

    Sekar sedang menyetrika di ruang tengah ketika Wildan pulang dari bermain bulutangkis. Dia langsung duduk di pintu samping sambil melepas sepatu lalu dilemparkan begitu saja. Wildan buru-buru mengambil HP dari tasnya. “Hmmm! Cantik nian ini cewek.” Kata Wildan sambil mengerling ke Sekar. Sekar hanya diam, pura-pura tidak mendengar perkataan Wildan. “Namanya Lili. Dia minta aku […] More

  • in ,

    Chapter 7 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung

    “Bikin masalah, gimana?” Tanya Galang bingung. “Iya, lah… Nggak mungkin memiliki, kan? Masa mau merebut suami dari perempuan lain? Bukan tipeku.” Jawab Sekar. “Mencintai bukan berarti harus memiliki, Sekar.” “Kalau nggak ada harapan memiliki, ngapain juga mencintai……” “Jadi maksud kamu?” Galang menatap Sekar lembut. Mereka saling tatap. “Aku sedih, Sekar! Karena wanita yang kucintai, tak […] More

  • in ,

    Chapter 6 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung

    “Halooo! Masih ingat aku?” Tanya salah satu dari perempuan itu. “Siapa, ya?” Sekar berusaha keras mengingat-ingat. “Masa lupa? Dulu kita sebangku.” Kata perempuan itu sambil memeluk Sekar. “Niken!” Teriak Sekar, setelah berusaha keras mengingat-ingat. “Berapa tahun kita nggak ketemu? Lima belas tahun, ya?” “Iya, lima belas tahun. Ini siapa aja? Hayo tebak!” Tanya Niken sambil […] More

  • in ,

    Chapter 5 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung

    Sekar adalah sosok yang introvert, penyendiri, pelamun dan susah terbuka kepada orang lain. Ia merasa tidak nyaman kalau orang lain tahu rahasia hidupnya. Walau rahasia itu sudah menjadi “rahasia umum”. Ia berpikir ada bagusnya menyimpan aib dan menjaga privasi diri namun ada kekurangannya juga. Memendam masalah seorang diri dapat menimbulkan sesak di dada dan lama-lama […] More

  • in ,

    Chapter 4 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung

    Sekar berniat menyelidiki perempuan yang bernama Indah. Hari itu hari Minggu. Namun tidak ada kata libur bagi pemilik toko ‘sembako”. Terkesan tidak sengaja, dari kulakan mampir ke rumah Rini. Teman akrabnya yang jadi guru dan kebetulan mengajar satu sekolah bersama Wildan. Dari Rini, Sekar mendapatkan keterangan mengenai Indah. Guru wiyata bakti yang baru tiga bulan […] More

  • in ,

    Chapter 3 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung Elipsir

    “Maksud Ibu, aku meminta duit secara paksa?” Tanya Sekar tak mengerti. “Bukan itu. Kamu harus menghapus keinginan untuk minta uang pada suamimu.” Sekar tertegun. Belum memahami maksud ibunya. Laras tersenyum, “Kamu harus mandiri. Jangan hanya berpangku tangan.” “Tapi bagaimana caranya, Bu? Aku kan disuruh keluar kerja sama mas Wildan.” Sekar bingung. “Bekerja itu tidak harus […] More

  • in ,

    Chapter 2 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung Elipsir

    “Sekar…ibu lihat selama ini kamu dan Wildan tidak pernah keluar,” kata Laras pada putrinya. “Keluar, apa maksud ibu?” Tanya Sekar tidak mengerti. “Ya…keluar, makan diluar misalnya. Kalau tanggal muda kalian kan dapat bayaran…..kok tidak pernah makan di luar atau beli apalah….” “Duit bayaran kami ditabung, bu….”Sekar berusaha menutupi kegundahan hatinya. “Masa ditabung semua….?” Tanya Laras, […] More

  • in , , ,

    Chapter 1 : Terjebak di Ketiak Casanova

    Cerita Bersambung Elipsir

    Sepasang suami istri akan saling mendukung, saling menyayangi dan saling menghargai. Itu yang Sekar tahu. Tapi kenyataannya tidak seperti itu yang ia alami. Dia merasa pincang. Antara kaki kanan dan kaki kiri panjang sebelah, tidak seimbang. Biasanya suami mencari nafkah dan istri yang mengelola keuangan. Tapi Wildan, suaminya tidak begitu. Ia memang bekerja tapi uangnya […] More