Manajemen Energi
Manajemen Energi featured image. Sumber Foto : pennyzenker360.com

Artikel Lengkap! MANAJEMEN ENERGI, Penny Zenker

Tulisan ini adalah terjemahan bebas dari paparan Penny Zenker, seorang motivator internasional dan penulis buku motivasi best seller.

Penny Zenker
Penny Zenker

Apa yang kamu bayangkan jika saya mengatakan bahwa kita bisa memanipulasi waktu. Akankah kalian percaya padaku?

Salah satu adegan dalam film The Matrix adalah saat Neo (sang tokoh utama) beradegan seolah-olah dia sedang melambatkan waktu dan berkelit dari peluru-peluru yang sedang mengarah padanya.

Sebenarnya dia tidak benar-benar melambatkan waktu, namun Neolah yang berpikir dan bergerak lebih cepat sehingga waktu seakan-akan melambat. Yang saya suka dari adegan ini adalah kenyataan bahwa Neo sendiri tidak sadar bahwa ia mampu melakukan itu.

Teman Neo, Trinity, memujinya sudah secepat seorang agent. Namun Neo tidak sadar.

Ini adalah sebuah metafora yang tepat buat kalian. Bahwa kalian memiliki kekuatan namun tidak tahu bagaimana menggunakannya. Jadi sebetulnya itu bukan masalah waktu tapi tentang mengatur pikiran kita sendiri.

Membuat kita sadar akan alam bawah sadar.

Saat kita menciptakan kesadaran kita sedang membuka pilihan dan kesempatan.

Kita tidak akan mampu mengubah kondisi, namun kita bisa mengubah cara kita menghadapi kondisi itu.

EINSTEIN : SEGALA SESUATU ADALAH ENERGI.

Energi adalah segala sesuatu, maka cara bagaimana energi itu mengalir dan cara kita mengatur energi itu akan menentukan secara langsung kehidupan seperti apa yang akan kita jalani.

KITA MENGATUR ENERGI TERSEBUT MELALUI PIKIRAN.

Pikiran adalah energi. Itu adalah pendapat para ilmuwan, bukan pendapat saya pribadi. Pikiran kita, penilaian, persepsi kita secara langsung akan mempengaruhi tubuh kita dan sebaliknya. Kelly McGonical, dosen Universitas Stanford dan psikolog kesehatan mengatakan bahwa stress itu buruk hanya JIKA kalian mempercayai hal itu.

Sebelumnya, Kelly selalu mengatakan bahwa stress itu buruk dan bisa menyebabkan penyakit. Setelah melakukan riset, pendapatnya berubah. Dalam riset tersebut ia meneliti 30 ribu orang selama 8 tahun. Mereka ditanya tentang level cortisol (hormon yang menyebabkan stress) dan pendapat mereka tentang stress.

Hasilnya?

43% orang yang mengidap stress berat meninggal prematur. Orang-orang tersebut adalah orang-orang yang percaya bahwa stress itu buruk. Orang yang tidak percaya hal tersebut, hidup lebih lama.

Jadi sekarang kita memahami pentingnya pikiran dan mengaturnya. Mari kita belajar tentang Pikiran.

Pikiran

National Science Foundation (Yayasan Sains Nasional adalah agensi pemerintahan Amerika Serikat yang menyokong pendidikan dan penelitian fundamental di semua bidang ilmu nonmedis, yaitu sains dan teknik) menjelaskan bahwa kita memiliki 70.000 hal yang kita pikirkan setiap hari. Artinya, setiap 1 detik, 1 pikiran.

Yang menarik adalah HANYA 5% dari 70.000 pikiran itu yang merupakan pikiran baru. 95% adalah pikiran lama yang selalu kita pikirkan setiap hari. Diulang-ulang terus. Setiap hari. Terus menerus, terngiang-ngiang di kepala kita.

Apakah kita menyadarinya?

Pernahkah kita mencoba menghitung apakah 95% pikiran itu positif atau negatif dan pengaruhnya terhadap kehidupan kita selama ini? 

Nyatanya secara otomatis pikiran itu masuk ke dalam otak kita.

Tanpa kita sadari selama ini mereka masuk begitu saja, tanpa permisi dan kulo nuwun. Pernahkah kalian berpikir, “Oh, saya pasti tidak mampu melakukannya!”, “Wow, mobilnya bagus, pasti harganya mahal, sampai kapanpun saya tidak bisa memilikinya!” dan lainnya.

Tanpa sadar kita telah menyabotase diri kita dari impian kita, dari hal-hal ideal yang kita inginkan.

Perhatikanlah!

Pikiran ternyata membentuk penilaian kita sendiri. Dan penilaian kita akan menghasilkan keputusan. Dan itu terjadi hanya dalam sekejap. Setiap hari, setiap saat.

Pikiran — Penilaian — Keputusan

Begitulah cara kerjanya.

95% pikiran selalu berulang setiap hari. Setiap saat, tanpa kita sadari. Rasa takut, kekhawatiran, dan perasaan-perasaan negatif lainnya tanpa kita sadari ternyata selalu kalian pendam. Dan itu terjadi secara otomatis.

So, apa yang harus kita lakukan sekarang!

Pertama, hapus dan biarkan perasaan-perasaan negatif dalam diri kalian pergi. Ketakutan, kekhawatiran adalah kryptonite bagi Superman. Melemahkan. Memang, untuk melepaskan rasa takut, khawatir, sedih, marah bukan hal yang mudah, namun dengan melakukan itu akan mempermudah kita.

Saya percaya segala pengalaman, tantangan tidak akan membentuk diri kalian, namun jika kalian membiarkannya justru akan memperbaiki kalian.

Kita selalu memiliki pilihan, dan pilihan akan selalu diawali dengan kesadaran. Bagaimana membuat alam bawah sadar menjadi kesadaran kita.

Saya akan membagikan 4 tips bagaimana cara agar kita mampu mengontrol energi kita sendiri :

1. Berkomunikasi dengan diri sendiri

Suatu hari Tony Robbins mewawancarai Nelson Mandela. Tony bertanya bagaimana Nelson Mandela bisa bertahan selama 27 tahun di penjara.

Nelson Mandela menjawab, “Tony, saya bukan bertahan hidup, justru di penjara saya sedang mempersiapkan diri.”

Wow!

Perhatikan pemilihan diksi Nelson Mandela. Saat kalian mengatakan saya bertahan hidup, maka perasaan apa yang kalian rasakan. Kalian akan merasakan kemarahan, terluka. Sangat berbeda saat kalian mengatakan sedang mempersiapkan diri untuk sesuatu.

Saat kalian bilang sedang mempersiapkan diri, maka kalian akan merasa nyaman, mampu menguasai diri, memiliki tujuan hidup.

Sangat berbeda.

Ingatlah!

Kata-kata akan merefleksikan pikiranmu.

Dalam berkomunikasi dengan diri sendiri, pilihlah kata-kata dengan bijak dan rasakan efeknya terhadap diri kalian.

2. Fokus

Fokuslah pada apa yang kalian tuju, destinasi kalian. Fokus pada perasaan positif. Ubahlah cara pandang dari yang negatif ke yang positif.

Jika kalian sudah mampu merubah fokus, maka hasilnya juga akan berubah

3. Fisiologi

Fisiologi memakai bermacam metode untuk mempelajari biomolekul, jaringan, sel, organ, organisme dan sistem organ dengan secara keseluruhan mejalankan fungsi kimiawi dan fisiknya untuk mendukung kehidupan.

Jika jantung berdetak lebih dari 150 kali dalam semenit maka kita akan kehilangan kontrol terhadap otak kita sendiri. Namun hanya dengan menarik nafas panjang kita akan mampu menurunkan detak jantung itu dan kembali mendapatkan akses ke otak.

Untuk merubah mindset, kalian tidak harus berada dalam situasi hidup-dan-mati dulu, namun cukup dengan berolah raga, menarik nafa, bermeditasi kalian bisa melakukannya.

4. Tujuan

Dan dengan mengkombinasikan ketiga hal tersebut dengan tujuan kalian yang melebihi diri kalian sendiri kita telah memiliki seluruh aspek yang disebut sebagai MANAJEMEN ENERGI.

Kalian masih tetap harus berlatih melakukan 4 hal tersebut.

Kembali ke film The Matrix, Neo akhirnya percaya bahwa dialah yang TERPILIH. Dia berlatih untuk meningkatkan kekuatannya, kecepatan dan kelincahannya.

Dan bila kalian ingin meningkatkan kecepatan, kelincahan dalam manajemen energi ini, kalian harus sering berlatih dengan : berkomunikasi dengan diri sendiri, arahkan fokusmu, manfaatkan tubuh dan fisiologimu, dan hubungkan dengan tujuanmu.

Akhirnya kalian memiliki kemampuan untuk menghindar dari peluru, menghentikan peluru, menhentikan pikiran-pikiran yang tidak produktif yang datang dari emosi, kemarahan, ketakutan, kesedihan, perasaan terluka, perasaan bersalah, atau merasa malu.

Faktanya :

Kalian adalah NEO

Kalian adalah YANG TERPILIH

Kalian punya kekuatan dan selalu punya

Tinggalkan Balasan

Alffy Rev - Beautiful We Are (ft. Hanin Dhiya)

Lirik Lagu Alffy Rev – Beautiful We Are (ft. Hanin Dhiya)

Jadwal Acara Trans TV

Jadwal Trans TV Hari Ini Jumat, 24 Juli 2020