Apa itu Daun Kratom
Daun Kratom (sumber: liputan6.com)

Apa itu Pohon Daun Kratom, dan Apakah Dilarang?

Pihak kepolisian berhasil menangkap 3 orang pengemudi truk yang mengagkut 12 ton daun kratom. Ke-12 daun kratom ini disinyalir akan dibawa ke luar negeri. Tetapi apa itu Daun Kratom? Apakah Daun Kratom termasuk dalam Narkotika dan Obat-Obatan Berbahaya?

Badan Narkotika Nasional (BNN) baru-baru ini telah mendorong pemerintah untuk mengeluarkan peraturan dilarangnya Daun Kratom itu. BNN menyebutkan daun kratom adalah tanaman yang memiliki bahaya bahkan sampai 10 kali lipat diatas ganja dan kokain.

Hal itu dimungkinkan karena Daun Kratom mengandung opioid, alkaloid mitragini, dan 7-hydroxymitragynine yang nantinya dapat menimulkan perasaan candu saat mengonsumsi Daun Kratom ini.

Sekretaris BNN, Adhi Prawoto pernah menyebutkan bahwa penggunaan kratom ini dapat seperti menggunakan morfin heroin.

“Penggunaan kratom dalam jumlah kecil bersifat stimulan atau sama seperti kokain, tetapi penggunaan jenis besar bersifat opioid atau sama seperti morfin heroin,” kata Adhi Prawoto, sekretaris BNN, kepada Antara.

Bahkan Daun Kratom lebih berbahaya dibanding morfin. Karena alasan itu Daun Kratom sudah masuk dalam daftar rekomendasi oleh komite perubahan penggolongan narkotika dan psikotropika.

“Ini lebih berbahaya dibandingkan morfin, tanaman kratom sudah direkomendasikan oleh komite perubahan penggolongan narkotika dan psikotropika oleh Kemenkes sebagai golongan 1 narkotika,” lanjutnya.

Masih Jadi Perdebatan

Sudah lima tahun ini Daun Kratom menjadi perdebatan dianatara peneliti dan para pembuat kebijakan. Para peneliti sampai saat ini masih menelusuri apa manfaat dan juga efek samping dari penggunaan Daun Kratom itu sendiri. Tetapi para pemangku kebijakan mengaku bahwa mereka khawatir kalau-kalau Daun Kratom akhirnya disalahgunakan.

Polemik tentang Daun Kratom ini ternyata juga menjalar sampai ke negara paman sam, Amerika Serikat. C.M. Haddow dari American Kratom Assosiation mengatakan bahwa Amerika serikat belum memiliki regulasi khusus soal daun yang disita oleh kepolisian Palangkaraya ini.

Tetapi Badan Pengawasan Obat dan Makanan di Amerika, FDA, telah berulang kali memberikan surat peringatan terhadap perusahan importir.

“Saat ini AS belum memiliki regulasi pasti soal kratom, tetapi FDA telah berulangkali melancarkan aksi dengan memberi surat peringatan kepada perusahaan importir, menyita, sampai menarik produk olahan kratom yang masuk ke negaranya.” Ucap Haddow dilansir dari tirto.id.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Jadwal Liga 1 2019: Pelatih PSIS Semarang Keluhkan Waktu Persiapan Jelang Kontra Persela

Pelantikan Jokowi

Puluhan Ribu Personel Amankan Pelantikan Jokowi-Ma’ruf