Apa Itu Cinta
Apa Itu Cinta

Masih Tentang Cinta Sejati, Carilah Hingga ke Ujung Bumi

Salah satu pengalaman terindah dan selalu menjadi pencarian manusia, tua dan muda, kaya dan miskin adalah pengalaman cinta. Cinta memiliki peran vital dalam kehidupan kita dan kitapun tak pernah lelah mencarinya. Selalu mencari, bahkan saat kita telah menemukannya, kita masih penasaran dengan cinta yang lain.

Cinta yang mana lagi yang hendak engkau cari, wahai manusia?

Cinta sejati?

Apakah engkau belum menemukannya?

Apakah engkau tahu cinta sejati itu seperti apa?

Bahkan memberikan definisi cinta saja kita sering gagap, dan memaknainya dengan serampangan. Untuk mengetahui makna cinta sesungguhnya mari kita mulai dengan mengenali hal-hal yang BUKAN CINTA

Ada 3 hal umum yang dianggap cinta namun sesungguhnya bukan cinta

1. Cinta itu (bukan) HASRAT

Berapa kali kamu mengungkapkan kata cinta kepada seseorang hanya jika mereka memiliki sesuatu yang kamu inginkan, harta, benda, uang, badan yang aduhai, wajah rupawan. Atau berapa kali kita mengungkapkan itu saat orang itu memberikan sesuatu kepada kita.

Kita sering mengungkapkan cinta dengan benda-benda, bunga, coklat atau hadiah-hadiah yang mahal untuk menilai cinta itu sendiri.

Baca Juga : Kata-kata motivasi Cinta Sejati

Saat kita menganggap cinta sebagai hasrat maka kita menilai cinta itu sebagai komoditas. Saat saya tidak mampu memberikan apa-apa maka dikatakan saya tidak mencintai.

Percayalah!

Cinta itu bukan hasrat atau keinginan memiliki sesuatu.

Cinta sejati tak menginginkan apapun

2. Cinta itu (tidak) TERIKAT

Saat kita mengatakan “Saya mencintai mobilku atau mencintai kebunku”, itu bukan cinta. Sesungguhnya maksud ucapan itu adalah Aku begitu terikat dengan mobilku itu. Mobil atau kemewahan itu kita andalkan sebagai nilai diri.

Sesungguhnya cinta tidak butuh keterikatan. Karena keterikatan akan menimbulkan rasa takut.

Dan Ketakutan adalah lawan dari cinta.

Demikian juga dengan kekasihmu.

kamu takut kehilangannya?

Kamu tidak mencintainya!

3. Cinta itu (bukan) KETERGANTUNGAN

Cinta tidak bergantung pada apapun atau siapapun. Saat kamu bilang “Aku mencintaimu”, seakan-akan kamu hendak mengatakan “Kamu harus membuat aku bahagia“. Dan jika kamu tidak bahagia, maka itu salahnya.

Kamu terluka, kamu sedih, kamu merasa hampa, kamu merasa ingin mati itu karenanya.

Tahukah kamu?

Itu NAIF.

Tidak ada satu orangpun yang bertanggung jawab atas dirimu sendiri kecuali dirimu. Bukan orang lain.

Wow!

Definisi-definisi menyesatkan seperti itulah yang membuat kita selalu mencari cinta. Kita akan selalu mencari bentuk cinta yang sempurna seperti yang digambarkan dalam kisah-kisah, novel-novel romantis. Kita akan mencari cinta sesuai dengan gambaran ideal kita, apa yang kita butuhkan dan bahkan tempat mana yang paling cocok menjadi gambaran cinta itu sendiri.

Alangkah repotnya!

Sejenaklah berpikir dan berhenti untuk menyadari bahwa perhiasan, keindahan dalam setiap jiwa manusia tidak akan kita temukan di belahan dunia manapun, bahkan di tempat-tempat yang dianggap sebagai perwujudan cinta sejati. ITU ada di dalam jiwa kita sendiri.

Dia ada di sana.

Dan saat ini sedang kesepian.

Mulailah dengan berbuat kebajikan-kebajikan tanpa pamrih, pemberian maaf tanpa syarat pada akhirnya kita akan merasakan cinta sejati. Hanya dengan memberikan manfaat kepada orang lain, cinta itu akan terbentuk dan kita akan sadari.

Berbuatlah kebaikan tanpa motif apapun.

Motifnya untuk mencintai bukan untuk cinta.

Karena cinta tak butuh motif apapun.

Dikutip dari The 7 Myths about Love by Mike George

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Rindu Rumah - Wizz Baker

Lirik Lagu Rindu Rumah – Wizz Baker

Jadwal Acara Trans TV

Jadwal Acara Trans TV Senin, 27 April 2020