Lem Aibon Rp 82 Milliar
Anies Baswedan (sumber: tirto.id)

Anggaran Lem Aibon Rp 82 Miliar, Ini Pesan Anies Baswedan!

Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebelumnya sudah mengomentari terkait penganggaran yang akan dilakukan di Pemerintah Daerah DKI Jakarta sebelum peristiwa masuknya Lem Aibon ke dalam anggaran yang memakan ruang hingga Rp 82 Miliar.

Anies meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menyisir ulang rencana anggaran 2020. Menurut Anies, penyisiran ini dilakukan untuk memastikan nantinya tidak ada anggaran yang malah terbuang sia-sia dan tidak tepat sasaran.

“Jangan ada pengeluaran yang tidak perlu. Kalau tidak perlu, ya nggak usah dikeluarkan. Diberikan kepada tempat lain yang lebih penting,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (23/10/2019) dilansir dari detikcom.

Pengecekan ulang ini dikerjakan dengan cara menyisir anggaran tiap kegiatan. Anies menekankan bahwa jangan sampai ada anggaran yang dibuat ganda.

“Tadi lebih pada perintah untuk menyisir ulang semua anggaran agar tidak muncul satu duplikasi, misalnya kebutuhan teknologi sudah disiapkan di Smart City, tapi kemudian dinas-dinas menyelenggarakan. Itu kan duplikasi, padahal bisa kerja sama,” sambungnya.

Disamping itu, Anies juga meminta bahwa acara yang melibatkan masyarakat harus mendapatkan anggaran lebih banyak pada sisi yang dirasakan masyarakat ketimbang dana operasional acara.

“Kegiatan masyarakat, kegiatan yang dirasakan masyarakat harus lebih besar dari penyelenggaraannya. (Misalkan) kegiatan lomba tapi hadiah 7% dari ongkosnya, ini sebetulnya apa? Masa dari biaya 7% untuk hadiah. Ini namanya lomba,” imbuh dia.

Lem Aibon Rp 82 Miliar

Diberitakan sebelumnya bahwa Anggota DPRD DKI Jakarta dari PSI, William Aditya Sarana melalui akun twitter resminya membuka sebuah penemuan di anggaran APBD DKI Jakarta yaitu tentang pembelian lem aibon dengan jumlah pembelian yang fantastis, 82 milyar lebih.

Dalam cuitannya tersebut, ia mempertanyakan fungsi lem aibon yang yang akan disuplay oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta kepada setiap murid 2 kaleng sebulan.

William juga berjanji akan buka-bukaan mengenai anggaran APBD DKI Jakarta jika tweetnya banyak diretweet. Sampai saat ini, tweet tersebut telah diretweet sebanyak 2,6 ribu.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Suporter Persebaya Ricuh, Usai Laga Antara Persebaya vs PSS Sleman!

Berita Liga 1 2019: Bonek Ricuh, Pelatih PSS Sleman Berikan Masukan!!