Ilustrasi Kriminal (sumber: Palapa News)
Ilustrasi Kriminal (sumber: Palapa News)

Akankah Virus Corona COVID-19 Jadi Alasan Tingginya Kriminalitas? Yuk Dibaca!

Pemalang, ELIPSIR MEDIA – Virus Corona COVID-19 udah mewabah kemana-mana, bahkan sampai ke seluruh penjuru tanah air udah dibuat waspada sama virus yang satu ini.

Akhirnya muncul pertanyaan, akankah virus budukan ini juga menyerang sisi kriminalitas dalam kehidupan kita? Well kita baca sampe abis yaa.

Kalau kita mau jujur dan kita tengok sedikit ke statistik, emang sih jumlah tindakan kriminal itu memang meningkat. Ya mau gimana lagi, kondisi ekonomi menghimpit, ditambah banyak hal yang menguntit.

Ilustrasi Kriminal (sumber: Republika)

Pendapat Kriminolog

Coba kita dengerin salah satu pakar Kriminal Universitas Indonesia, Josias Simon untuk pembahasan yang satu ini. Semua pernyataan Bang Jo dilansir tim Elipsir Media dari Fajar Indonesia Network (FIN) yang diunggah Rabu (25/3/2020) kemarin.

Bang Jo bilang kalau yang jadi masalah ini adalah himpiatan ekonomi. Hal ini jadi makin makin setelah situasi nasionla yang dihadapkan dengan wabah virus corona.

Coronavirus
Coronavirus. Sumber : JHU

Bukan Virusnya

Bang Jo juga bilang kalau yang jadi masalah itu bukan virusnya justru. Tapi malah ke kebijakan yang dibuat soal virus corona ini.

“Misalnya, di wilayah ada pembatasan, bahkan mungkin ada karantina wilayah dan segala macam. Membuat beberapa orang yang harusnya mendapatkan penghasilan itu tidak dapat pemasukan,” kata Bang Jo.

Ya emang bener banget sih kata Bang Jo ini. Himpitan ekonomi begini emang buat banyak orang akhirnya pilih jalan pintas, daripada mereka harus dikejer-kejer debt collector karena tunggakan tagihan mereka.

Ilustrasi Kriminal (sumber: Palapa News)
Ilustrasi Kriminal (sumber: Merdeka)

Solusi Menurut Kriminolog

Bang Jo kasih solusi praktis soal hal ini. Menurut Bang Jo, sebenarnya himpiatan ekonomi ini bisa diatasi dengan kebijakan yang berdampak langsung ke masyarakat.

Nah nantinya hal ini bakal mengurangi, sukur-sukur menghilangkan sih, dorongan untuk berbuat kriminal. Contoh sederhananya misal ngasih insentif langsung ke pekerja harian.

BACA juga :  Download MP3 Virus Corona Rhoma Irama

Bang Jo juga sempat komentari soal wacana menurunkan harga bensin. Menurut Bang Jo, ini bukan hal yang berdampak langsung.

Sekarang, karena pembatasan dan social distancing, udah jarang yang keluar rumah. Semua pada takut karena hal ini kan.

“(Sebaliknya) Di rumah butuh listrik, kebutuhan pokok tersedia nah itu yang harusnya disiapkan, karena dampaknya tadi ke kriminalitas,” jelas Bang Jo.

Ilustrasi Masyarakat (sumber: Suara)
Ilustrasi Masyarakat (sumber: Suara)

Masyarakat Jadi Esmosi

Hal yang mirip juga diutarakan sama Direktur Lembaga Kajian Masyarakat, Pak Abdul Falah. Pak Abdul dalam hal ini mengungkapkan kalau pemerintah juga dinilai tidak siap.

Dan karena ketidaksiapan ini, jadinya masyarakat gelisah deh. Mereka juga jadi esmosi alias naik darah karena dinilai kurang cocok.

Jadinya, banyak tindakan kriminal. Contohnya banyak kok kasus Hand Sanitizer pada dicolong sama masyarakat.

Entah apa yang merasuki diri mereka, tapi hal ini sudah terjadi, bahkan di banyak Rumah Sakit di seluruh penjuru nusantara.

Pak Abdul juga bilang kalau hal ini tidak segera diatasi, bakal banyak tindakan kriminal yang menyusul dibelakang tindakan ini.

Ilustrasi Kriminal (sumber: Palapa News)
Ilustrasi Kriminal (sumber: TribunNews)

Pemerintah Baru Mengatasi, Belum Mencegah

Pak Abdul terus bilang kalau sebenarnya yang dilakukan pemerintah itu adalah mengatasi, belum mencegah persebaran Virus Corona yang semakin lama, makin ngelunjak.

Pemerintah dinilai lebih memprioritaskan penanganan di hilir, maksudnya apa? Coba baca nih.

“Pemerintah lebih memprioritaskan ke penanganan di hilir, seperti penyiapan rumah sakit, alat kesehatan dan lain-lain untuk menangani korban COVID-19, bukan memaksimalkan pencegahan,” katanya dalam keterangan tertulisnya.

Pak Abdul juga bialng kalau dilihat dari segi lain, atau dari segi hulu, upaya Pemerintah juga masih lemah dan masih perlu ditingkatkan lagi.

BACA juga :  Lirik Lagu Virus Corona Rhoma Irama

Misalnya soal penyediaan “anti corona starter pack” alias kebutuhan dasar pencegahan penularan, kaya masker, hand sanitizer, sama disinfektan yang dinilai masih sangat lemah.

“Sementara kalau kita lihat antusiasme partisipasi masyarakat dalam upaya melindungi diri sangat tinggi, akan tetapi pemerintah tak sanggup memenuhi ketersediaan kebutuhan dasar,” jelasnya.

Ilustrasi Pemerkosaan (sumber: Radar Tegal)

Kasus Udah Banyak

Disamping itu, udah ada banyak banget kasus kriminal yang terlaporkan dan udah ditindak juga sama pihak kepolisian.

Kalau kita mau tulis semuanya, nggak bakalan cukup nih tulisan ini dibuat dan dibaca oleh semua orang dalam waktu singkat.

Salah satunya aja ada di Cianjur, Jawa Barat. Disana ada tindakan pencurian masker. Nggak tanggung-tanggung, ada 470 kotak masker yang dicolong.

Mirisnya lagi, ada salah satu tersangka yang ternyata adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), orang yang seharusnya kita jadikan contoh karena melayani masyarakat.

Ilustrasi Menjaga Hidup Sehat (sumber: Merdeka)

Kesimpulan

Nah tulisan ini sebenernya buat siapa sih? Sebenernya ini buat kita semua. Kita sebagai masyarakat memang tidak bisa menuduh siapa yang salah, siapa yang bener.

Pemerintah juga udah berusaha sekuat tenaga dalam menghadapi pandemi global ini. Jangan sangka mereka cuma duduk leha-leha sambil makan kacang di depan TV.

Mereka kerja mati-matian, bahkan mungkin ada yang sampai nggak tidur cuma buat mikirin soal kebutuhan masyarakat.

Jadi, ayo sama-sama kita bantu pemerintah, sesuai job desk kita masing-masing. Pemerintah suruh kita dirumah, yaudah dirumah aja.

Ikuti semua arahan mereka supaya kita tetep sehat, dan pandemi global ini segera berakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UN 2020 Dihapus, Ini Dua Opsi Penggantinya! Kamu Pilih yang Mana?

Ilustrasi Penanganan Virus Corona (sumber: Radar Tegal)

Harus Lebih Waspada! Satu PDP Corona di Tegal Meninggal Dunia!