6 fakta penting the law of attraction
6 fakta penting the law of attraction

6 Fakta Penting tentang The Law of Attraction

Manusia bukan hanya sekedar daging dan darah. Namun lebih dari itu, kita adalah mahluk vibrasi.

Dengan adanya mikroskop yang canggih, sekarang ilmuwan mampu membuktikan bahwa segala sesuatu memang bergetar. Bahkan benda terkecilpun.

Segala sesuatu bergetar.

Jika kita mampu meningkatkan getaran terhadap sesuatu yang kita inginkan maka yang terjadi pertama kali hanyalah di tingkat getaran, kemudian ia akan mulai membentuk sesuatu dan kemudian benar-benar muncul dalam kehidupan nyata.

Tapi ingatlah! Jika kita dalam keadaan marah dan penuh kebencian, maka getaran itu akan semakin melambat.

Untuk mampu memiliki apa yang kita inginkan, kita harus meningkatkan tingkat getaran dan menjadi getaran itu sendiri dan kemudian memancarkan getarannya.

Jadi kita tidak menarik sesuatu yang kita inginkan, namun untuk memiliki sesuatu yang kita inginkan kita harus merasa seperti itu (merasa sudah memiliki) dan kemudian memancarkannya. Niscaya apa yang kita inginkan akan datang dengan sendirinya.

Misalnya :

Kamu harus mencintai dirimu sendiri

Kamu harus mencintai segala sesuatu mengenai dirimu, yang naif, yang pintar, yang konyol dan lainnya. Kamu benar-benar mencintai dirimu, memeluk dirimu sendiri.

Kamu harus memaafkan dirimu sendiri

Jika semuanya sudah bisa kamu lakukan baru kamu akan bisa dicintai orang lain.

Kamu bisa bahagia.

Jika kamu tidak mampu mencintai diri sendiri, memaafkan diri sendiri dan menghargai diri sendiri maka saat itulah kamu pasti akan membutuhkan orang lain untuk membuatmu bahagia. Kamu bergantung kepada orang lain untuk bisa bahagia. Dan ini cara yang buruk untuk bahagia.

Apakah bisa untuk menumbuhkan visi atau bangkit saat kita berada dalam dasar kehancuran?

Bukan hanya bisa, namun saat itu adalah saat terbaik untuk melakukannya dan membuat visi baru dalam hidupmu.

Saat segala sesuatu, lingkungan sekitar dan situasi begitu menekanmu, satu-satunya jalan untuk mengatasinya adalah dengan melebur ke dalamnya dengan kesadaran tentang alam semesta dan hukum alam (sunnatullah).

Implementasinya adalah dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mencerahkan kepada diri sendiri, seperti :

  • Apa yang akan terjadi dalam hidupku?
  • Apa yang bisa kubagikan dengan orang lain?
  • Apa tujuan hidupku?
  • Untuk apa aku hidup di planet ini?

Bukan pertanyaan-pertanyaan remeh temeh seperti ini :

  • Bagaimana caraku membayar uang kontrakan?
  • Bagaimana aku bisa menghentikan rasa sakitku?

Percayalah!

Pertanyaan apapun dari kita akan dijawab oleh alam semesta dengan bahasa dan cara yang bisa dipahami olehmu. Mungkin berupa dorongan batin, intuisi, tanda, simbol, mimpi dan lainnya.

Masalahnya adalah ketika kita berada dalam situasi yang sulit, biasanya pertanyaan yang kerap kali muncul adalah :

  • Apa yang salah?
  • Ini salah siapa?
  • Kenapa saya?

Itu semua adalah pertanyaan-pertanyaan yang justru akan melemahkan kita. Dan akan dijawab oleh alam semesta. Alam semesta akan mengumpulkan database pengalaman umat manusia dan memberikan sekumpulan jawaban seperti : kamu terlahir di tempat yang salah dan di waktu yang salah, dan sejuta alasan lainnya.

Rasakan bedanya antara pertanyaan-pertanyaan di atas. Jika kamu mengajukan pertanyaan yang menguatkan, kamu akan mendapat jawaban yang mampu mengangkatmu dari kubangan lumpur.

Jadi semua ini hanya masalah pertanyaan mana yang akan kamu ajukan, ketulusan dan kemudian kemampuan untuk mampu dan mau mendengar jawaban itu sendiri.

Ini berlaku untuk setiap orang, siapapun dan dimanapun. Tak peduli apakah kamu sedang di dalam penjara atau sedang dipenjarakan oleh pikiranmu.

Begitulah cara kerja alam semesta. Semuanya kembali kepada pertanyaan apa yang kamu ajukan dan juga kesadaran tentang keberadaan Tuhan yang tidak pernah salah.

KITA adalah perwujudan unik dari yang MAHA TAK TERBATAS.

Kita memiliki tugas mulia untuk menemukan jati diri kita, apa fungsi keberadaan kita di dunia, dan untuk mewujudkannya. Dan itu tak terbatas. Akan terus berlangsung, tidak perna berakhir di satu titik.

Ketika kamu mengajukan pertanyaan-pertanyaan itu, kamu akan mulai mendapatkan petunjuk, kamu akan memulai langkah-langkah kecil ke sana.

Lanjut Bagian 2

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
TransTV (sumber: pikiran-rakyat.com)

Jadwal Trans TV Hari Ini Minggu, 27 September 2020

TransTV (sumber: pikiran-rakyat.com)

Jadwal Trans TV Hari Ini Senin, 28 September 2020